Bantuan Incinerator dari PT Semen Tonasa Belum Tuntas, Warga Pertanyakan Komitmen

Moh Hasan Hanaping, tokoh pemuda Kabupaten Pangkep

PANGKEP— Komitmen bantuan fasilitas pengelolaan limbah berupa incinerator dari PT Semen Tonasa kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pangkep kembali menjadi sorotan publik. Meski lokasi penempatan telah disiapkan oleh Pemda, realisasi janji dua unit incinerator dari jajaran direksi sebelumnya baru terealisasi satu unit.

Moh Hasan Hanaping, tokoh pemuda Kabupaten Pangkep, mengungkapkan bahwa permintaan bantuan tersebut diajukan secara resmi atas nama Pemda kepada Direktur Utama PT Semen Tonasa terdahulu, Asruddin. Dalam pernyataannya di salah satu warkop di Pangkep, Kamis, 23 Oktober 2025, Hasan menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan terhadap tumpukan sampah di Jalan Matahari, dekat Stadion dan masjid setempat.

Bacaan Lainnya

“Kami yang meminta dulu atas nama Pemda Pangkep dengan prosedur resmi kepada Pak Asruddin. Ini berangkat dari keresahan kami melihat kondisi lingkungan yang tidak sehat, apalagi lokasinya dekat tempat ibadah,” ujar Hasan.

Menurut Hasan, PT Semen Tonasa saat itu menyatakan kesediaannya membantu dengan dua unit incinerator. Pemda pun merespons dengan menyiapkan lokasi khusus untuk penempatan alat tersebut. Namun, hingga kini baru satu unit yang terealisasi, sementara satu unit lainnya telah ditunggu selama tujuh bulan tanpa kejelasan.

“Pihak Pemda sudah membuatkan tempat untuk alat incinerator tersebut, tapi yang terealisasi hanya satu. Satu unit lagi belum ada kabar sampai sekarang,” tegasnya.

Incinerator sendiri merupakan alat pembakar limbah pada suhu tinggi yang mampu mengurangi volume sampah secara signifikan hingga menjadi abu, gas, dan panas. Teknologi ini sangat penting dalam pengelolaan limbah berbahaya dan medis, serta mendukung praktik kebersihan lingkungan yang lebih baik. Incinerator modern juga dilengkapi sistem pengendalian emisi agar tetap ramah lingkungan.

Kini, harapan masyarakat dan Pemda Pangkep tertuju pada jajaran direksi baru PT Semen Tonasa di bawah kepemimpinan Direktur Utama Anis. Mereka berharap agar sisa komitmen pengadaan satu unit incinerator segera ditindaklanjuti sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami percaya jajaran direksi yang baru punya semangat keberlanjutan dan kepedulian terhadap masyarakat. Semoga janji ini segera dituntaskan,” tutup Hasan. Belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Semen Tonasa atas hal tersebut. (*)

Pos terkait