PAREPARE– Sorak sorai menggema di Sirkuit Titik Nol Tanjung Bira, Bulukumba, saat pembalap asal Kota Parepare menorehkan prestasi gemilang di ajang Final Round Sulawesi Selatan Cup Prix (SSCP) 2025. Namun di balik euforia podium, tersimpan keprihatinan mendalam dari tim yang menaungi sang juara.
Zakir Racing Team, tim yang sukses mengantar pembalap Parepare meraih gelar juara di kelas Standar Matic Rookie Bebek 4 Tak 150 cc, mengungkapkan kekecewaan terhadap minimnya perhatian dari pihak-pihak di daerah asal mereka.
“Kami sangat bangga atas prestasi Rasya dan Lutfi. Mereka telah membuktikan bahwa talenta Parepare mampu bersaing dan juara. Tapi yang menyedihkan, perjuangan kami justru tidak mendapat perhatian yang layak dari daerah sendiri,” ujar Ricky Kadafi, Sekretaris Zakir Racing Team, Senin, 6 Oktober 2025.
Ricky menyoroti ironi besar karena dukungan nyata yang menopang keberhasilan tim justru datang dari luar Parepare. Hal itu dikarenakan minimnya anggaran daerah dan kurangnya kepedulian dari para pengusaha yang mau menjadi orang tua asuh di Kota Parepare.
Ia menyebut nama Muallim Tampa, pengusaha sukses asal Sinjai, sebagai sosok yang memberikan bantuan signifikan dalam bentuk operasional, logistik, dan persiapan motor.
“Fakta di lapangan, pembalap kami didukung penuh oleh Bapak Muallim Tampa. Sementara dari Parepare sendiri, perhatian itu nyaris tak ada,” tegas Ricky.
Menurutnya, ajang SSCP bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah penting bagi pembalap muda untuk mengasah kemampuan dan membangun koneksi dengan tim-tim profesional. Ia menekankan bahwa pembalap muda adalah aset masa depan yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.
“Kalau tidak ada perhatian dari pemerintah atau pihak berkompeten, bagaimana bibit unggul ini bisa berkembang maksimal,” ujarnya.
Ricky berharap, kemenangan di Bulukumba menjadi momentum bagi Parepare untuk membuka mata dan mulai membangun sinergi demi kemajuan dunia balap lokal. “Sehebat apa pun tim dan pembalap, perhatian dari kampung halaman adalah semangat yang tak ternilai harganya,” tutupnya.(*)






