MAMUJU— Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menghadiri malam ramah tamah peringatan Hari Ulang Tahun ke-8 Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mamuju, Kamis malam.
Dalam sambutannya, Suhardi Duka tidak hanya menyampaikan apresiasi atas pengabdian TNI AL, tetapi juga mendorong peningkatan status Lanal Mamuju sebagai bagian dari penguatan pertahanan dan persatuan bangsa.
“Lanal Mamuju telah menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia. Kita patut bersyukur atas delapan tahun kiprah mereka,” ujar Suhardi Duka di hadapan jajaran TNI AL dan tamu undangan.
Gubernur Suhardi Duka mengenang proses awal penentuan lokasi Lanal Mamuju saat dirinya masih menjabat sebagai Bupati Mamuju. Ia sempat mengusulkan Kalukku sebagai lokasi awal, namun akhirnya memilih titik yang kini menjadi markas Lanal.
“Saya bilang ke Kepala Staf Angkatan Laut waktu itu, ‘Bapak pasti cocok dengan tempat ini,’ dan ternyata benar. Di sinilah Lanal berdiri,” kenangnya.
Dalam pidatonya, Suhardi Duka juga menyinggung prestasi internasional TNI AL, khususnya dalam operasi pembebasan kapal MV Sinar Kudus dari perompak Somalia tahun 2011. Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai bukti ketangguhan dan keberanian prajurit laut Indonesia.
“Indonesia satu-satunya negara yang berani membebaskan kapal tanpa membayar tebusan. Sejak itu, negara lain mulai berani melawan bajak laut Somalia. TNI AL kita disegani dunia,” tegasnya.
Suhardi Duka menilai Lanal Mamuju layak dinaikkan statusnya agar dipimpin oleh perwira bintang satu atau minimal Kolonel, bukan lagi Letnan Kolonel. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar untuk mendukung penguatan TNI AL di wilayahnya.
“Lahan markas sudah memadai, tanah siap untuk pembangunan asrama prajurit. Kami siap bantu agar Lanal Mamuju makin besar dan kuat,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Gubernur Sulbar mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh jajaran Lanal Mamuju, seraya berharap pangkalan tersebut terus menjadi kebanggaan rakyat Sulawesi Barat dan Indonesia.
“Selamat ulang tahun ke-8 untuk Lanal Mamuju. Semoga semakin jaya, profesional, dan menjadi kebanggaan kita semua,” tutup Suhardi Duka.(*)






