Wakil Gubernur Sulbar Lobi BAZNAS RI: Dorong Sinergi Zakat untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A saat menerima kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga diruang kerjanya

JAKARTA– Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga, menunjukkan komitmen serius dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat prasejahtera di daerahnya. Beberapa waktu lalu, ia melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pusat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia di Jakarta, membawa misi besar: memperkuat sinergi zakat untuk menekan angka kemiskinan ekstrem di Sulbar.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Salim datang dengan bekal hasil peninjauan langsung ke berbagai pelosok Sulbar, di mana ia berdialog dengan warga berpenghasilan rendah dan menyaksikan sendiri kondisi kehidupan masyarakat yang masih bergelut dengan keterbatasan.

Bacaan Lainnya

“Saya melihat langsung bagaimana petani kecil, nelayan, janda, dan anak-anak dari keluarga kurang mampu masih hidup dalam kesenjangan. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh mitra strategis seperti BAZNAS,” ujar Salim dalam pertemuan yang diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., beserta jajaran pimpinan.

Dalam pertemuan tersebut, Salim menyampaikan harapannya agar kerja sama antara Pemprov Sulbar dan BAZNAS RI dapat diperluas, khususnya dalam program penanggulangan kemiskinan ekstrem, pemberian beasiswa pendidikan, serta penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat prasejahtera.

“Kami ingin langkah penanganan kemiskinan di Sulbar lebih terintegrasi. BAZNAS memiliki pengalaman dan jaringan yang kuat dalam pemberdayaan umat, dan kami siap bersinergi untuk memperluas manfaat zakat bagi masyarakat,” tegasnya.

Salah satu program strategis yang turut dibahas adalah Santri Preneur, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren yang dinilai mampu menciptakan kemandirian ekonomi di daerah.

Fokus ke Wilayah Pesisir dan Pedalaman

Salim juga melobi agar sejumlah program unggulan BAZNAS RI dapat menjangkau wilayah pesisir dan pedalaman Sulbar yang selama ini kurang tersentuh bantuan. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.

“Kami melihat banyak potensi zakat di Sulbar yang belum tergarap maksimal. Dengan dukungan BAZNAS RI, kami ingin memastikan distribusi zakat lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Ketua BAZNAS RI, Prof. Noor Achmad, menyambut baik komitmen Wakil Gubernur Sulbar. Menurutnya, langkah Pemprov Sulbar menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah bisa bersinergi dengan lembaga zakat untuk menekan angka kemiskinan ekstrem.

“BAZNAS siap menjadi mitra strategis Pemprov Sulbar dalam mendukung program-program penanggulangan kemiskinan ekstrem, termasuk pemberdayaan ekonomi berbasis zakat, beasiswa pendidikan, dan bantuan kesehatan,” ujar Noor Achmad.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal kemitraan strategis antara Pemprov Sulbar dan BAZNAS RI dalam memperkuat peran zakat sebagai salah satu pilar utama pembangunan sosial dan ekonomi di Sulawesi Barat.(*)

Pos terkait