Kemendes PDT dan BAPPISUS Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Kawal Potensi Desa untuk Wujudkan Asta Cita Presiden

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto berjabat tangan dengan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investasi Khusus (BAPPISUS), Aris Marsudiyanto usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama di Kantor BAPPISUS, Jakarta, Senin (10/3/2026).

JAKARTA – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Pengendalian Pembangunan dan Investasi Khusus (BAPPISUS) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor BAPPISUS, Jakarta, Selasa (10/03/2026).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, bersama Kepala BAPPISUS, Aris Marsudiyanto. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam mendukung pengendalian pembangunan di desa dan daerah tertinggal sekaligus mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki desa di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Mendes PDT, Yandri Susanto menegaskan, bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci utama dalam memaksimalkan potensi desa. Menurutnya, pembangunan desa tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kekuatan bersama dari berbagai pihak.

“Kolaborasi adalah kunci. Kita ini bukan Superman, tetapi Super Team. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa mengawal dan memaksimalkan seluruh potensi desa di Indonesia,”ujar Yandri.

Ia menjelaskan, bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk mendorong pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, Kemendes PDT telah menyiapkan berbagai program strategis yang terangkum dalam 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia. Program tersebut mencakup pengembangan desa ekspor, desa wisata, desa tematik, hingga penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Yandri menilai peran BAPPISUS sangat penting dalam mengawal implementasi berbagai program tersebut agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami ingin menyinergikan semua kekuatan. BAPPISUS memiliki peran strategis dalam pengendalian pembangunan, sehingga kolaborasi ini akan menambah daya gedor dalam membangkitkan potensi desa,”ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala BAPPISUS beserta jajarannya atas dukungan yang diberikan kepada Kemendes PDT dalam mengawal program pembangunan desa.

Sementara itu, Kepala BAPPISUS, Aris Marsudiyanto menyatakan, pihaknya siap mendukung berbagai program kementerian dan lembaga, khususnya dalam hal koordinasi lintas instansi yang berkaitan dengan pengendalian pembangunan dan investasi.

Menurut Aris, sinergi antar lembaga merupakan kunci penting dalam mempercepat kemajuan bangsa.

“Pada prinsipnya kita berjuang bersama untuk membangun bangsa ini. Semakin sinergi dan kompak antar lembaga, maka itu akan menjadi kekuatan besar bagi Indonesia,”kata Aris.

Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, namun kemajuan bangsa hanya dapat dicapai jika seluruh elemen pemerintah mampu bekerja secara solid dan terkoordinasi.

Turut mendampingi Mendes Yandri dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Menteri Desa dan PDT Ariza Patria, Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, Inspektur Jenderal Masyhudi, Dirjen PEID Tabrani, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Dirjen PPDT Samsul Widodo, Kepala BPSDM Agustomi Masik serta Kepala BPI Mulyadin Malik.

Melalui kerja sama ini, diharapkan pengembangan potensi desa di seluruh Indonesia dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.(*)

Pos terkait