Penerbitan SLHS SPPG, DPRD Majene Telah Kunker ke Berbagai Daerah

MAJENE – Menanggapi keluhan masyarakat terkait dengan keberadaan beberapa Dapur MBG di Kabupaten Majene yang dinilai belum memiliki standar prosedur yang ditetapkan, kini mendapat perhatian serius pihak DPRD Kabupaten Majene.

Bahkan dengan desakan masyarakat Kabupaten Majene itu, membuat Komisi III DPRD Majene dengan cepat melakukan kunjungan kerja (Kunker) di beberapa daerah di Sulawesi Selatan. Salah satunya, di Kabupaten Maros Propinsi Sulawesi Selatan. Kunjungan DPRD Kabupaten Majene dari Komisi III itu didampingi dengan jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes ) Kabupaten Majene .

Bacaan Lainnya

Menurut Ketua Komisi III DPRD Majene, Jasman mengklaim sudah melakukan kunjungan kerja terkait dengan upaya percepatan penerbitan SLHS itu. Dia melanjutkan kunker ini dalam rangka berbagi informasi dan pengalaman terkait percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut.

Selain itu lanjutnya, juga bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta menggali praktik terbaik dalam proses penerbitan SLHS, khususnya dalam mendukung pelaksanaan program penyediaan makanan bergizi yang aman dan memenuhi standar kesehatan yang ada.

Ditambahkan, pada kunjungan kala itu rombongan terdiri dari anggota komisi III DPRD Majene serta jajaran Dinas Kesehatan Majene yang membahas berbagai langkah strategis yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses penerbitan sertifikat, termasuk mekanisme pengawasan, pembinaan, serta sistem pendampingan terhadap satuan pelayanan gizi.

Sementara perwakilan Dinas Kesehatan Majene menyampaikan bahwa percepatan penerbitan SLHS sangat penting untuk memastikan setiap penyedia layanan makanan, khususnya yang terlibat dalam program makanan bergizi, telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ditetapkan.

Dikatakan dengan melalui kegiatan sharing informasi ini, diharapkan pemerintah daerah maupun pihak DPRD Majene dapat memperoleh referensi dan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas layanan gizi sekaligus menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

Sebelumnya koordinator wilayah (Korwil) SPPG MBG Kabupaten Majene, Fadli menyebutkan untuk Kabupaten Majene jumlah dapur SPPG MBG yang sudah beroperasi sebanyak 22 dapur MBG dengan sasaran penerima manfaat sudah mencapai lebih dari 57 ribu orang, termasuk siswa siswi, balita , ibu menyusui, ibu hamil, para guru dan tenaga kependidikan serta penerimaan manfaat lainnya yang sesuai dengan aturan yang ada. (Ahp)

Pos terkait