31 Penyidik Polres Maros Lulus Dikbangspes, Perkuat Profesionalisme Penegakan Hukum

Personel penyidik dan penyidik pembantu Polres Maros yang dinyatakan lulus Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes) Fungsi Teknis Reserse.

MAROS – Sebanyak 31 personel yang terdiri dari penyidik dan penyidik pembantu di jajaran Polres Maros resmi dinyatakan lulus Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes) Fungsi Teknis Reserse.

Kelulusan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pelayanan hukum dan profesionalisme aparat kepolisian di wilayah Kabupaten Maros.

Bacaan Lainnya

Program Dikbangspes merupakan bagian dari upaya Polri mencetak penyidik yang profesional, transparan dan akuntabel dalam menghadapi tantangan kriminalitas yang semakin kompleks.

Kabag SDM Polres Maros, Kompol Jumanto Agung menegaskan bahwa keberhasilan para personel tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Lulusnya 31 penyidik dalam Dikbangspes ini menjadi bukti keseriusan Polres Maros dalam memperkuat kualitas penegakan hukum yang profesional, modern dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,”ujar Kompol Jumanto Agung, Jumat (08/05/2026).

Ia menjelaskan, pendidikan spesialis tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis penyidikan, tetapi juga membangun integritas serta pola kerja yang lebih humanis dalam menangani perkara hukum.

“Kami ingin para penyidik mampu bekerja secara cepat, tepat, dan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan serta hak-hak masyarakat dalam setiap proses penyidikan,”katanya.

Dalam pendidikan itu, para peserta mendapatkan pembekalan terkait teknik interogasi modern berbasis scientific crime investigation, manajemen penyidikan, penerapan restorative justice, hingga penguatan etika profesi dan pencegahan praktik pungutan liar.

Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan mutlak agar institusi kepolisian mampu menjawab perkembangan modus tindak pidana yang terus berubah.

“Tantangan kejahatan saat ini semakin dinamis dan kompleks. Karena itu, penyidik harus memiliki kemampuan yang terus diperbarui agar mampu memberikan kepastian hukum secara profesional dan transparan,”tegasnya.

Kompol Jumanto juga menilai keberhasilan tersebut akan berdampak langsung terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri, khususnya dalam pelayanan di bidang reserse.

“Profesionalisme penyidik menjadi salah satu kunci utama membangun public trust. Ketika masyarakat merasakan proses hukum yang adil dan terbuka, maka kepercayaan terhadap institusi akan semakin kuat,”ungkapnya.

Keberhasilan 30 personel tersebut juga selaras dengan semangat Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan). Para lulusan Dikbangspes nantinya akan ditempatkan untuk memperkuat unit-unit reserse di tingkat Polres maupun Polsek jajaran.

“Kami berharap seluruh personel yang telah mengikuti pendidikan pengembangan spesialis ini mampu menjadi motor penggerak peningkatan profesionalisme kerja Polres Maros, khususnya di bidang reserse,”pungkasnya.(*)

Pos terkait