Kilassulawesi 8 Tahun, Dari Sulawesi ke Nusantara

DELAPAN tahun bukanlah perjalanan singkat bagi sebuah media siber. Kilassulawesi.com, lahir di bawah naungan PT Balanipa Inter Media, kini menapaki usia ke-8 dengan semangat yang semakin mengakar.

Sejak awal berdiri, media ini dikenal dengan gaya watchdog, headline punchline, dan liputan satir yang menggugah kesadaran publik. Ribuan pembaca setiap hari menjadi bukti bahwa Kilassulawesi telah menjadi bagian dari denyut informasi masyarakat Sulawesi dan Indonesia.

Perayaan HUT kali ini terasa istimewa karena bertepatan dengan menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kilassulawesi menggelar lomba, kegiatan sosial, hingga santunan anak yatim piatu sebagai simbol kebersamaan dengan pembaca setia.

Rangkaian Perayaan Lintas Daerah

Kilassulawesi tidak hanya merayakan di tanah kelahirannya, Kabupaten Pangkep. Rangkaian HUT ke-8 juga digelar di sejumlah biro daerah Mamuju, Majene, Polewali Mandar, Mamasa di Sulawesi Barat, Parepare, Maros, Bone, Wajo di Sulawesi Selatan, Kendari di Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Manado Sulawesi Utara hingga jaringan biro di Kalimantan, Jawa Barat, hingga Jakarta turut menyambut perayaan ini.

Dengan jaringan yang luas, Kilassulawesi menegaskan eksistensinya sebagai media siber yang berakar di Sulawesi namun menjangkau pembaca di berbagai daerah Indonesia. Perayaan lintas biro ini menjadi bukti bahwa Kilassulawesi bukan hanya media lokal, melainkan media dengan jangkauan nasional.

Dukungan Pemerintah Daerah

Dukungan nyata datang dari sejumlah pemerintah daerah. Bahkan Bupati Pangkep, DR Muhammad Yusran Lalogau, telah memberikan support langsung dengan bantuan untuk menyukseskan kegiatan tahunan tersebut.

“Iya, pak bupati rencana memberikan bantuan bagi suksesnya kegiatan tahunan tersebut,” ujar Ade Cahyadi, jurnalis sekaligus penanggungjawab dan pemegang kartu UKW Utama media siber ini.

Harapan Dewan Penasehat

Sejumlah tokoh Dewan Penasehat turut menyampaikan refleksi:

H Abdul Rahman Made, mantan Sesditjen Kuathan Kemhan menekankan pentingnya Kilassulawesi menjaga integritas dan tetap menjadi watchdog kritis terhadap kebijakan publik.

H Syamsuddin A Hamid, mantan Bupati Pangkep dua periode, berharap Kilassulawesi terus menjadi ruang dialog sehat, berani menyuarakan suara rakyat.

H Rizaldi Parumpa, mantan legislator Pangkep, menegaskan perlunya memperkuat jaringan biro agar semakin dekat dengan masyarakat.

H Mustafa Andi Mappangara, mantan Sekda Parepare, mengingatkan agar Kilassulawesi konsisten menghadirkan berita tajam, satir, namun tetap berimbang dan bertanggung jawab.

Refleksi 8 Tahun

Direktur PT Balanipa Inter Media, Abdul Rasyid Made, menegaskan bahwa perayaan ini adalah bentuk apresiasi kepada pembaca yang selama delapan tahun menjadi energi utama Kilassulawesi.

“Kami tumbuh bersama pembaca. Ribuan views per hari bukan sekadar angka, melainkan bukti kepercayaan publik terhadap kerja-kerja jurnalistik yang kami lakukan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pesta, HUT ke-8 ini menjadi ajang refleksi perjalanan media dalam mengawal isu publik: dari watchdog terhadap layanan masyarakat, hingga liputan satir yang menggugah kesadaran.

Kilassulawesi ingin menegaskan bahwa media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga ruang dialog, kritik, dan hiburan yang sehat.

Dengan semangat HUT RI ke-81, Kilassulawesi berharap momentum ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan kebebasan pers yang bertanggung jawab serta keberanian menyuarakan suara rakyat.

Pos terkait