MAROS – Pemerintah Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, bersama masyarakat menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 Tahun 2026 dan HUT Desa Tenrigangkae Ke 62 Tahun 2026. Beragam kegiatan disiapkan selama hampir dua pekan, mulai dari olahraga, sosial, keagamaan, kerja bakti hingga pesta rakyat.
Rangkaian kegiatan berlangsung mulai 10 hingga 22 Agustus 2026, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Momentum tersebut tidak hanya diarahkan sebagai perayaan tahunan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi, kepedulian sosial, gotong royong dan rasa memiliki terhadap desa.
Kepala Desa Tenrigangkae, H. Wahyu Febri menegaskan, bahwa semangat peringatan HUT RI dan hari jadi desa harus diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Peringatan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan meningkatkan semangat gotong royong masyarakat,” ujarnya.
Salah satu agenda yang mendapat antusiasme masyarakat adalah jalan santai dan senam bersama. Kegiatan olahraga tersebut dipadukan dengan semangat kebersamaan sehingga masyarakat dari berbagai kalangan dapat berpartisipasi sekaligus menjaga kebugaran.
Semangat gotong royong juga diwujudkan melalui kerja bakti di lingkungan desa. Menurut H. Wahyu Febri, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu terus dibangun melalui keterlibatan aktif masyarakat.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi pengingat bahwa membangun desa tidak hanya dilakukan pemerintah desa, tetapi membutuhkan peran seluruh masyarakat,” katanya.
Rangkaian kegiatan turut diisi agenda keagamaan, seperti renungan, zikir dan doa. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan desa sekaligus mendoakan agar masyarakat Desa Tenrigangkae senantiasa diberikan kesehatan, keamanan dan keberkahan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat.
Pada 20 Agustus 2026, perhatian diarahkan pada kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat. Agenda yang dijadwalkan meliputi sunatan massal, donor darah serta pelayanan keluarga berencana (KB).
“Kami berupaya agar peringatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan pelayanan dan manfaat langsung yang bisa dirasakan masyarakat,” ungkap H. Wahyu Febri.
Pada malam harinya, rangkaian acara dilanjutkan dengan pertunjukan masyarakat, penampilan tari-tarian, talenta lokal serta penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.
Puncak peringatan dijadwalkan pada 21 Agustus 2026 malam, dengan sejumlah agenda resmi. Acara akan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, dilanjutkan laporan ketua panitia serta sambutan Kepala Desa Tenrigangkae dan Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H.
“Kami berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan tertib, lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” kata H. Wahyu Febri, Selasa (18/08/2026)
Dalam acara puncak tersebut juga dijadwalkan Kilas Balik Desa Tenrigangkae, penampilan Fajar Hijaz/Dani KDI, pemberian bantuan, pemotongan tumpeng serta berbagai hiburan. Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang refleksi terhadap perjalanan desa sekaligus memperkuat optimisme masyarakat menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Salah satu agenda strategis dalam puncak kegiatan adalah peresmian PAM Air Bersih BUMDesa Jaya Mandiri dan Kolam Pemancingan BUMDesa Jaya Mandiri Desa Tenrigangkae yang dijadwalkan dilakukan oleh Bupati Maros.
“Kami berharap fasilitas yang dibangun melalui pengelolaan BUMDesa ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat dikembangkan menjadi potensi ekonomi desa,” ujar H. Wahyu Febri.
Rangkaian kegiatan ditutup melalui Pesta Rakyat pada 22 Agustus 2026 dengan penampilan El Gassing, Dua Jenaka, Andini, Fadijah dan DJ Rahel.
“Harapan kami, setelah seluruh rangkaian selesai, yang tertinggal bukan hanya kemeriahan, tetapi juga persatuan, kepedulian, gotong royong dan semangat bersama untuk membangun Desa Tenrigangkae secara berkelanjutan,” pungkas H. Wahyu Febri.(*)






