Musrenbang RKPD Parepare Capai Rp7,3 Miliar, Ini Rincian Tiap Kecamatan

KILASSULAWESI.COM,PAREPARE– Dalam pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan rencana kerja pemerintah daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2021 yang dilaksanakan di Kelurahanan Lapadde, Kecamatan Soreang.

Kepala Bappeda Kota Parepare melalui tim 4 Bappeda, Syaifullah, membeberkan, rincian perencanaan pagu indikatif untuk pembiayaan pembangunan hingga belanja rutin tahun anggaran 2021 mencapai Rp7,3 miliar lebih.

Bacaan Lainnya

Anggaran untuk tiap wilayah tersebut diantaranya, wilayah Kecamatan Bacukiki sebesar Rp1. 820.000.000 atau rata-rata Rp455. 000.000 perkelurahan. Kecamatan Bacukiki Barat, Rp2.160.000.000 atau rata-rata Rp360.000.000 perkelurahan. Kecamatan Ujung, Rp1.340.000.000 atau rata-rata Rp 268.000.000 perkelurahan. Dan kecamatan Soreang sebesar Rp2. 016.000.000 atau rata-rata Rp288. 000.000 perkelurahan.

Syaifullah mengakui, peningkatan pelayanan publik akan diterapkan melalui aplikasi e-planning. “Jadi setiap usulan warga akan diinput melalui operator kelurahan lalu divalidasi operator kecamatan, dan diteruskan masuk SKPD,”katanya, Senin 27 Januari, siang tadi.

Musrenbang RKPD yang berlangsung di Jalan Karya Bhakti, Lapadde dilaksanakan pada pelataran rumah Ketua RW 006, Sarmin. Lurah Lapadde, Sry Meriani mengungkapkan, semua usulan perencanaan yang prioritas dari masyarakat, baik dari RT dan RW serta stakeholder akan diajukan ke setiap SKPD. “Apakah usulan itu dari segi bantuan, maka kita akan koordinasikan dengan Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, dan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan”, kata Sry.

Sry juga mengharapkan bantuan itu dapat tersalurkan secara berkelanjutan. “Kami mengharapkan bantuan itu`dapat berjalan berkesinambungan dan tepat sasaran,”harapnya.

Karena itu, kata Sry, pihaknya akan menggelar rapat dengan tim dan para delegasi untuk merumuskan usulan masyarakat yang dianggap prioritas. “Kami mendapatkan usulan dari LPMK berupa bentuk bantuan usaha rumah tangga, seperti usaha menjahit, tata rias, serta makanan siap saji,” jelas Sry.

Kendati demikian, pihaknya akan memprioritaskan program bedah rumah. “Alhamdulillah tahun ini, Lapadde mendapatkan 54 dari yang dari tahun kemarin belum terselesaikan,” jelas Sry.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Syamsu Alam menuturkan, banyaknya dana yang digelontorkan setiap kelurahan membuat dirinya perlu mengawal musrenbang tersebut dengan baik.
“Kewajiban anggota dewan hadir itu karena ada dana kelurahan kurang lebih Rp370 juta serta pagu indikatif wilayah senilai Rp268 juta lebih,” tutur dia.

Karena itu, kata dia, masyarakat lebih leluasa untuk mengusulkan kebutuhan-kebutuhannya yang ada di Kelurahan masing-masing. “Jadi, dengan dana yang cukup ini masyarakat dapat mengusulkan kebutuhannya, misalnya pemberdayaan, bantuan-bantuan yang menyentuh langsung kepada kehidupannya,” jelas Ketua Demokrat Parepare tersebut.

Hadir diantaranya, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan, Camat Ujung, Ulfa Lanto, Wakil Ketua DPRD, Rahmat Syamsu Alam, Anggota DPRD, Ibrahim Suanda, serta tokoh masyarakat Kelurahan Lapadde.(mg2)

Pos terkait