Rakor Pramuka Diwarnai Pelantikan Pengurus Bakti Husada PKM Malunda

PAREPOS. CO. ID, MAJENE–Rapat koordinasi kwarcab Majene bersama Kwarran Malunda, berlangsung di Aula SDN No. 3 Mosso, Kecamatan Malunda, Selasa 28 Januari kemarin. Selain rakor yang digelar juga dilakukan pelantikan pegurus satuan karya bakti husada puskesmas Malunda periode 2020-2023 yang dipusatkan di lapangan sepak bola mosso Desa Lombong Timur, Malunda.

Dua kegiatan tersebut dihadiri Bupati Majene, Fahmi Massiara selaku Ketua Kwarcab Pramuka Majene, Kepala Disdikpora, H Iskandar, Camat Malunda, Salahuddin, Kapolsek Malunda , AKP. Adriyan Fredrick Kopong, Kepala UPTD Malunda, Para Kasek (Mabigus SD, SMP dan SMA) serta Pengawas dan Guru se Kecatamatan Malunda.

Bacaan Lainnya

Pengantar Kepala UPTD Pendidikan Malunda, Maskuri, S. Pd mengatakan
Ini adalah pertemuan perdana antara Kwarcab Majene dengan Kwarran Malunda semenjak Bupati Majene terpilih kembali sebagai ketua Kwarcab Majene.” Untuk pembina Pramuka ditingkat ranting Kecamatan Malunda, sudah melahirkan alumni KMB yang kurang lebih 60 orang pembina, dan ke depannya akan ditindak lanjuti dengan KMR,” ucapnya.

Sambutan Bupati Majene, Fahmi Massiara sekaligus selaku Kwarcab Pramuka Majene menyebutkan, kenapa perlu melakukan konsolidasi atau pembaharuan kepengurusan, agar terjadi penataan kembali dalam kelembagaan dan tumbuh berkembang dalam masyarakat. Sebab, pramuka itu masuk dalam kegiatan yang wajib dan dapat dibiayai oleh Dana BOS, dan yang paling utama adalah adanya hubungan yang erat dengan para Pembina Pramuka di Sekolah.

“Kita semua ini menjalankan tugas sebagai abdi negara, dan Bapak Ibu yang hadir saat ini juga selaku tenaga pendidik, dan Alhamdulilah saat ini kita dapat bertatap muka kembali dalam suasana yang akrab dan bersahabat.
Menangani Pramuka itu bukan persoalan yang mudah, karena inti dari semuanya adalah keikhlasan, jangan berharap ada untung di dalamnya,” kata Fahmi

Fahmi menambahkan, pengukuhan dan pelantikan pengurus saka bakti husada kecamatan Malunda sebelumnya sudah diawali dengan perkemahan siswa siswi SD di Malunda dan alhamdulillah PKM Malunda sudah sah terbentuk.

“Di dalam dasa dharma itulah roh dan jiwa dari pramuka, bila kita mendalami dan memahami apa yang terkandung di dalamnya, maka akan timbul dengan sendirinya rasa kemanusian dan jiwa sosial yang makin kuat serta jiwa sebagai pelayan masyarakat akan makin kuat, “pungkasnya. (edy)

Pos terkait