KILASSULAWESI.COM, MAROS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros bersama Tim Relawan Kemanusiaan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menyisir area pubilik yang berada di beberapa zona merah wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Maros.
Dengan peralatan lengkap, Ketua DRPD Maros, Andi Patarai Amir didampingi langsung Dekan FTI-UMI, Zakir Sabara memimpin langsung penyemprotan cairan disinfektan sembari membagikan perlengkapan medis kepada petugas yang berada di garda terdepan penanganan Covid-19.
“Atas koordinasi dengan ketua DRPD Maros, kami kedua kalinya sudah menyambangi kabupaten Maros, hari ini dikhsuskan ke bantiurung dan kecamatan simbang, dimana di dua kecamatan ini ada hasil pemeriksaan warganya yang positif,” ujar Zakir Sabara, Senin 27 April 2020.
Dekan FTI-UMI yang terkenal aktif dalam aksi kemanusiaan itu memang sejak awal telah mengambil langkah untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Maros. “Selain rumah-rumah warga yang positf, fasilitas publik di kantor camat, masjid, puskesmas, koramil, polsek dan pasar kita juga lakukan penyemprotan,” ungkapnya.
“Selain melakukan penyemprotan, kita juga menyerahkan APD dalam bentuk baju hazmat, pelindung wajah dan hand sanitizer, kita berikan kepada petugas yang berada di dua pusat kesehatan masyarakat. Masing-masing 5 hasmat, dua pelindung wajah dan 20 hand sanitizer,” tambahnya.
Sendada dengan hal tersebut, Andi Patarai Amir, menungkapkan jika langkah pencegahan yang diambil tersebut merupakan bentuk keprihatinan kepada masyarkat yang terdampak Covid-19.
“Jadi ini sudah yang kedua kalinya saya mengundang FTI UMI ke Maros untuk melakukan penyemprotan, ini sebagai bentuk keprihatinan saya bersama teman-teman FTI UMI terhadap kondisi yang berada di Kabupaten Maros,” jelasnya.
Ketua Golkar Maros itu juga mengungkapkan kondisi Kabupaten Maros saat ini. “Sekarang kondisi kita sudah 26 positif dan 10 orang yang sudah sembuh, makanya kita melakukan penyemprotan di zona-zona merah, yaitu di kecamatan bantimurung dan kecamatan simbang, dimana kita ketahu bersama kalau di bantimurung itu ada 4 dan kecamatan simbang ada 3,” ungkap Andi Aso, sapaan akrab Andi Patarai.
“Kami berharap dengan adanya penyemprotan ini bisa memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini, semoga covid ini cepat berlalu agar seluruh masyarakat kita dapat bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala,” tutupnya.(tip)






