Persiapan Evaluasi PD Demokrat Sulsel Jelang Musda

Kegiatan bakti sosial partai demokrat di Makassar

MAKASSAR,KILASSULAWESI.COM – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel di bawah komando Ni’matullah alias Ulla berakhir pada Desember 2021. Meski belum ada agenda pasti perihal pelaksanaan musyawarah daerah (musda), namun sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah menyiapkan catatan khusus mengenai kinerja DPD Demokrat Sulsel.

Ketua DPC Demokrat Maros, Amirullah Nur, menyampaikan pihaknya masih menunggu informasi perihal agenda Musda DPD Demokrat Sulsel. Nah, sembari itu, konsolidasi terus dilakukan, baik internal DPC Demokrat Maros maupun DPC Demokrat lainnya. Mayoritas DPC diakuinya telah menunggu momen tersebut sebagai ajang evaluasi kinerja DPD Demokrat Sulsel.

Bacaan Lainnya

Menurut Amirullah, musda mendatang sekaligus ajang penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPj) merupakan momentum tepat untuk mengevaluasi kinerja DPD agar kelak bisa lebih baik. Berbagai sengkarut permasalahan di bawah kepemimpinan Ulla harus dituntaskan, apalagi tantangan ke depan sangat kompleks menjelang Pemilu 2024.

“Sampai saat ini, DPC-DPC masih menunggu agenda musda maupun pelaksanaan LPj. Sambil menunggu itu, kita sekarang fokus menyerap aspirasi dari bawah terkait apa yang diinginkan sekaligus mengevaluasi kinerja DPD untuk nanti disampaikan agar ke depan lebih baik. Kita mau Demokrat kembali berjaya,” ungkap Amirullah, baru-baru ini.

Ia menjabarkan khusus DPC Demokrat Maros, telah ada sejumlah catatan khusus perihal kinerja dan kepemimpinan Ulla. Tidak dirincinya catatan khusus yang dimaksud. Namun, secara garis besar, pihaknya menginginkan DPD Demokrat Sulsel ke depan dapat lebih solid. Konsolidasi dan komunikasi antar pengurus dan kader harus diperkuat.

“Terdapat sejumlah catatan khusus terkait kinerja DPD yang harus dibenahi. Tidak bisa begini terus, harus ada perbaikan, khususnya perihal memperkuat konsolidasi dan komunikasi di internal. Kita menatap Pemilu 2024 dan tidak boleh main-main, harus dipersiapkan dengan matang sedari dini, jika ingin meraih hasil maksimal,” ungkapnya.

Hal senada disuarakan Ketua DPC Demokrat Toraja Utara, Hatsen Bangri. Pihaknya juga telah menyiapkan catatan khusus mengenai kinerja DPD untuk menjadi bahan evaluasi agar ke depan lebih baik. Partai berlambang mercy itu, kata dia, memang harus kerja keras untuk bisa meraih hasil optimal pada Pemilu 2024.

“Musda maupun LPj nantinya merupakan momentum tepat untuk berbenah dan bangkit. Kita sudah punya sejumlah catatan permasalahan maupun kelemahan yang mesti dibenahi. Semua itu merupakan bahan evaluasi agar DPD ke depan bisa lebih, ya semoga saja didengarkan dan dapat diimplementasikan guna perbaikan kepengurusan nantinya,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, kinerja dan kepemimpinan DPD Demokrat Sulsel di bawah kepemimpinan Ulla menyisakan beberapa catatan minor. Mulai dari semakin berkurangnya kursi di parlemen, hengkangnya sejumlah tokoh Demokrat ke partai politik lain hingga kurangnya konsolidasi dan komunikasi pimpinan DPD ke DPC.

Salah satu contoh lemahnya konsolidasi Demokrat lingkup Sulsel ialah jarangnya kunjungan pimpinan DPD ke DPC. Semisal DPC Demokrat Selayar ternyata tidak pernah dikunjungi oleh Ulla. DPC Demokrat Selayar baru disambangi DPD Demokrat Sulsel, saat politisi Demokrat senior, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang juga akan maju sebagai kandidat ketua DPD melakukan safari politik, belum lama ini. (*)

Pos terkait