TANJUNG SELOR– Tim dari perusahaan Kin Global Development asal Provinsi Gangwon, Korea Selatan (Korsel), melakukan kunjungan ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan bertemu langsung dengan Gubernur Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum di ruang kerjanya, Senin, 26 Mei 2025, sore.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan di Kantor Gubernur Kaltara, tim dari Korsel ini mengajukan berbagai peluang kerjasama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gangwon dengan Pemprov Kaltara, khususnya di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan.
Direktur Kin Global Development, Mr. Jun Ju Young, didampingi oleh timnya Mr. Oh Seokjae, Mr. Kim Hong Man, Mr. Kwon Byeong Il, dan Mrs. Christina menyampaikan tawaran kerjasama untuk membuka kesempatan bagi masyarakat Kaltara dalam mendapatkan peluang kerja di Korea Selatan.
Penawaran ini disambut baik oleh Gubernur Zainal Paliwang, yang menegaskan kesiapan Pemprov Kaltara untuk menindaklanjuti program ini demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kerjasama ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kaltara, terutama dalam peningkatan kompetensi dan peluang kerja internasional,” ujar Gubernur Zainal.
Donny Loppies, selaku Business Development yang mendampingi tim Kin Global Development, menambahkan bahwa kerjasama ini akan meningkatkan potensi akademik sejumlah perguruan tinggi yang terlibat dalam program tersebut.
“Kaltara bisa menjadi provinsi pertama yang memiliki kebijakan khusus bagi warganya untuk mendapatkan peluang kerja di Korea Selatan dengan kompetensi dan skill yang baik,” kata Donny, yang kebetulan juga alumni SMA Negeri 1 Makassar angkatan 1982 bersama Gubernur Zainal Paliwang.
Menanggapi tawaran ini, Gubernur Kaltara menegaskan bahwa kerjasama tersebut akan dikawal bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), yang berperan dalam perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri.
Ia pun mengingatkan seluruh pihak terkait agar senantiasa mematuhi regulasi yang berlaku, sehingga para pekerja yang berangkat ke Korea Selatan bisa memperoleh perlindungan dan hak-hak mereka sesuai perjanjian kerja.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap tenaga kerja yang berangkat memiliki jaminan perlindungan dan kepastian hukum agar mereka dapat bekerja dengan aman dan sejahtera,”tegas Gubernur Zainal.
Selain pendidikan dan ketenagakerjaan, dalam pertemuan tersebut tim dari Korsel juga menawarkan kerjasama di berbagai bidang lain, seperti hospitality, pengembangan pariwisata di Kaltara, serta sektor pertanian (agriculture), yang masih dalam tahap penjajakan.
Peluang ini membuka pintu bagi Kaltara untuk mengembangkan sektor unggulan yang berpotensi menarik investor dan memperkuat hubungan internasional dengan Korea Selatan.(*)






