Sinergi UMKM dan Lingkungan: LSM Lingkar Hijau Gelar Pembekalan dan Launching Kartu UMKM

Diskusi dikegiatan LSM Lingkar Hijau

PAREPARE– Dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LSM Lingkar Hijau menggelar acara pembekalan dan peluncuran kartu UMKM Lingkar Hijau, Rabu, 4 Juni 2025 di Balai Ainun Habibie. Sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha mikro sekaligus mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh ratusan pelaku UMKM, termasuk komunitas penyandang disabilitas, yang turut berperan dalam membangun ekosistem usaha yang lebih inklusif dan berdaya.

Dengan mengusung tema “Terbaik Sejahtera Generasi UMKM Maju Bersama Menjaga Lingkungan”, Ketua LSM Lingkar Hijau, Ikbal Rahim Gani, menegaskan pentingnya sinergi antara pelaku usaha dan gerakan lingkungan. “UMKM harus berbuat, tidak harus hadir langsung di lapangan. Melalui Lingkar Hijau, berbagai program didesain untuk menjangkau lebih banyak titik dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan ini, sebanyak 150 pelaku UMKM turut serta dengan penawaran produk yang kompetitif serta persiapan fasilitas seperti tenda berjualan yang menunjang keberlanjutan ekonomi mereka. “UMKM yang sejahtera adalah mereka yang berdaya, bukan hanya diberdayakan. Jika ada pelaku usaha yang merasa mengalami kerugian, mari kita cari solusinya bersama,” tambah Ikbal.

Selain mengoptimalkan peran UMKM, Lingkar Hijau juga memperluas pemberdayaan bagi penyandang disabilitas, memastikan bahwa mereka dapat berpartisipasi aktif dalam geliat ekonomi dan lingkungan.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Parepare. Dalam kesempatan tersebut, Kadis Lingkungan Hidup, Susiana, yang mewakili Wali Kota Parepare, menyampaikan urgensi menjaga lingkungan melalui langkah-langkah konkret. “Permasalahan lingkungan terjadi akibat kecerobohan manusia dalam mengelola sumber daya alam. Kesadaran terhadap lingkungan sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan budaya yang diterapkan di masyarakat,” tuturnya.

Mengacu pada tema global peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, “Beat Plastic Pollution”, Susiana menekankan bahwa langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan dampak besar. “Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar seremonial, tetapi momen refleksi untuk mengambil tindakan nyata. Memulai dengan hal sederhana seperti mengurangi penggunaan kantong plastik, memilih transportasi umum, atau menghemat energi merupakan langkah konkrit dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Sebagai penutup, kegiatan ini dirangkai dengan sesi diskusi interaktif yang dipimpin langsung oleh Ketua LSM Lingkar Hijau, Ikbal Rahim Gani, bersama Kadis Perdagangan dan perwakilan Dinas Ketenagakerjaan. Diskusi ini membahas strategi pemberdayaan UMKM dalam upaya meningkatkan ekonomi lokal serta kontribusi aktif mereka dalam pelestarian lingkungan.

Dengan inisiatif seperti ini, Parepare menunjukkan langkah progresif dalam mengintegrasikan pembangunan ekonomi dengan kepedulian lingkungan, memastikan bahwa kesejahteraan masyarakat tetap selaras dengan upaya pelestarian alam.(*)

Pos terkait