PAREPARE– Pemerintah Kota Parepare bersiap menertibkan seluruh aset milik daerah dalam langkah sistematis melalui Badan Keuangan Daerah (BKD). Penertiban ini bukan sekadar tugas teknis, melainkan komitmen serius untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Plh Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, menyatakan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut langsung atas rekomendasi dua institusi pengawas utama negara, yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Penertiban aset ini adalah bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota dalam menindaklanjuti rekomendasi KPK dan BPK. Kita ingin memastikan seluruh aset tercatat dengan legalitas yang jelas dan dimanfaatkan secara maksimal untuk pelayanan publik,” tegas Hamka.
Temuan sebelumnya menunjukkan adanya termanfaatkan, atau bahkan dikuasai oleh pihak tanpa dasar hukum yang sah. Dalam konteks ini, penertiban menjadi lebih dari sekadar kewajiban administratif: ia menjelma sebagai refleksi niat tulus untuk membangun pemerintahan yang bersih dan terpercaya.
Hamka, yang juga mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Parepare, menambahkan bahwa langkah ini menjadi bagian integral dari strategi reformasi birokrasi dan penguatan sistem pengawasan internal. Pemerintah berharap, ke depan, tidak ada lagi aset yang “hilang dalam data”, melainkan semua dapat ditelusuri, dimanfaatkan, dan diaudit secara terbuka.
“Transparansi tidak lahir dari dokumen semata. Ia tumbuh dari keberanian membenahi, dan dari partisipasi publik untuk ikut menjaga,” ujar Hamka.
Penertiban aset ini juga merupakan bentuk kesadaran kolektif bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus ditopang oleh pengelolaan sumber daya yang tertib, efisien, dan terbuka. Pemkot berharap langkah ini dapat memperkuat kepercayaan publik dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal arah pembangunan.
Karena di balik daftar aset yang dulu sekadar angka dan kode inventaris, sesungguhnya terdapat harapan besar bahwa Parepare bisa tumbuh dengan tata kelola yang lebih bersih, dan melayani warganya dengan integritas.(*)






