Dari Karantina ke Perbenihan Nasional: Kiprah Panjang Andi Faisal di Dunia Pertanian

JAKARTA — Jejak profesional Andi Faisal SP MP kini melangkah lebih jauh. Mantan Kepala Karantina Parepare ini resmi dilantik sebagai Kepala Balai Besar Proteksi dan Perbenihan Tanaman Perkebunan pada 9 Juli 2025, menjadikannya salah satu figur penting dalam tata kelola pertanian nasional.

Lahir di Arasoe pada 8 April 1975, Andi Faisal tumbuh dengan komitmen kuat terhadap dunia agrikultur. Ia meraih gelar Sarjana Pertanian dari STIP Al Gazali Makassar pada 1998, kemudian melanjutkan pendidikan Magister (S2) Agroteknologi di Universitas Muslim Indonesia dan lulus pada 2017.

Bacaan Lainnya

Kariernya dimulai sebagai pejabat eselon IV di lingkungan Badan Karantina Pertanian sejak 2014, hingga menjabat sebagai Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Kendari pada Mei 2022. Tak berhenti di situ, ia mengemban tanggung jawab sebagai Kepala Balai Proteksi Tanaman Perkebunan Pontianak di Direktorat Jenderal Perkebunan dari 16 Mei 2023 hingga 8 Juli 2025.

Kini, tanggung jawab baru di pundaknya menandai babak baru dalam transformasi proteksi dan perbenihan tanaman perkebunan Indonesia. Rekam jejaknya mengindikasikan pengalaman luas dalam perlindungan agrikultur, pengawasan karantina, dan reformasi sistem perbenihan nasional.

Sebagai pengakuan atas dedikasinya, Presiden RI menganugerahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya X tahun pada 2002, menandai awal pengakuan atas kontribusinya yang berkelanjutan. Selamat…(*)

Pos terkait