PINRANG — Setelah melalui proses pencarian intensif selama beberapa hari, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang diduga melakukan aksi bunuh diri di Bendungan Benteng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Jenazah ditemukan pada Sabtu, 13 September 2025, pagi sekitar pukul 09.30 WITA, sejauh enam kilometer dari lokasi awal kejadian.
Upaya pencarian melibatkan sinergi lintas instansi, termasuk Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Basarnas Pos Parepare, BPBD, TNI, serta dukungan aktif dari masyarakat setempat. Metode penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet menyusuri aliran sungai yang bermuara di bendungan tersebut.
Kepala Pos Basarnas Parepare, M. Abbas, menyampaikan bahwa pencarian hari ini membuahkan hasil setelah tim menyisir area yang lebih luas. “Alhamdulillah, korban kita temukan dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak kurang lebih enam kilometer dari lokasi kejadian. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka,” ujarnya.
Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Ramli, turut mengonfirmasi keberhasilan operasi tersebut. Ia mengapresiasi kerja sama seluruh potensi SAR yang terlibat. “Berkat sinergi dan koordinasi yang baik, korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Kompol Ramli.
Pihak kepolisian menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Dalam pernyataannya, mereka juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar, serta pentingnya membangun kepedulian sosial guna mencegah tindakan serupa.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh personel yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing, termasuk Tim SAR Brimob yang menjadi garda terdepan dalam proses pencarian.(*)






