Nostalgia Kejati Sulsel: Dari Wartawan ke Jaksa, Naskah Dikirim Pakai Bus

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi bersama awak media dalam kunjungannya di Kejari Parepare

PAREPARE– Kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, ke Kejaksaan Negeri Parepare, Selasa, 10 Februari 2026, berubah menjadi momen nostalgia.

Saat ditemui media ini, serta di hadapan jajaran, Didik mengenang masa mudanya sebagai wartawan harian Memorandum, media ternama Grup Jawa Pos, sebelum akhirnya beralih profesi menjadi jaksa.

Bacaan Lainnya

“Iya, saya dulu wartawan di zamannya. Waktu itu belum seperti saat ini. Berita dibuat menggunakan mesin ketik, dan naskah jadi dikirim menggunakan bus,” ujarnya sambil tersenyum.

Didik lahir di Bojonegoro, 18 Oktober 1971. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang dan lulus tahun 1993. Saat itu, ia bekerja sebagai koresponden harian Memorandum di Bojonegoro.

Namun, baru setahun menjadi wartawan, Didik memutuskan mendaftar sebagai jaksa setelah mendengar ada lowongan. Dorongan kuat datang dari sang ayah yang menginginkan anaknya berkarier di kejaksaan.

“Bekerjalah dengan tekun, dan profesional apapun aktivitasnya. Apa lagi seorang wartawan,” pesan Didik, menutup kisahnya sebelum melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidrap.

Nostalgia Didik menjadi catatan menarik di tengah rutinitas kunjungan kerja. Dari mesin ketik hingga era digital, perjalanan kariernya mencerminkan perubahan zaman sekaligus menegaskan pesan tentang profesionalisme.

Bagi jajaran kejaksaan, kisah ini bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan pengingat bahwa integritas dan ketekunan adalah fondasi utama dalam profesi apa pun.

Momentum ini juga masih bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Didik menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan pers yang terus berjuang menjaga demokrasi dan menyuarakan kebenaran.

“Selamat Hari Pers Nasional. Semoga pers Indonesia semakin profesional, kritis, dan tetap menjadi mitra strategis dalam membangun bangsa,” tutupnya.(*)

Pos terkait