BLT Dana Desa Tahap I Disalurkan di Moncongloe Maros, Lansia dan Miskin Ekstrem Jadi Prioritas

Kepala Desa Moncongloe, Muhammad Iqbal menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama kepada salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aula Kantor Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Jumat (12/03/2026).

MAROS – Pemerintah Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama kepada puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Moncongloe, Jumat (12/03/2026).

Penyaluran bantuan tersebut diserahkan langsung oleh, Kepala Desa Moncongloe, Muhammad Iqbal didampingi Bhabinkamtibmas Muhammad Said, Babinsa Muh. Yusuf, Kasi PMD Kecamatan Moncongloe A. Alam, Pendamping P3MD Baharuddin serta Pendamping Desa Sahrir.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Iqbal menjelaskan, bahwa penetapan penerima BLT-DD telah melalui proses pendataan dan verifikasi yang ketat serta diputuskan melalui musyawarah desa agar bantuan tepat sasaran.

Menurutnya, sebanyak 30 Keluarga Penerima Manfaat yang menerima bantuan tersebut didominasi oleh warga lanjut usia (lansia) dan masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem.

“Penetapan penerima dilakukan berdasarkan hasil musyawarah desa dan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Kami memastikan bantuan ini diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan,”ujar Iqbal.

Ia menjelaskan, pada tahap pertama ini setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp150 ribu per bulan per Kartu Keluarga (KK) untuk periode Januari hingga Maret 2026.

“Artinya, masing-masing penerima memperoleh total Rp450 ribu untuk tiga bulan sekaligus,” jelasnya.

Program BLT-DD sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah desa dengan sumber anggaran dari Dana Desa (DD).

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat rentan serta menekan dampak ekonomi bagi warga berpenghasilan rendah di tingkat desa.

Iqbal berharap, agar bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi warga dan digunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” pungkasnya.(*)

Pos terkait