Ketua IJS Sulbar Irham,S,.Ip saat menyerahkan Bendera Pataka IJS Kepada syukur HT selaku ketua IJS Polman
POLMAN – Suasana cerah menyelimuti Jalan Durian, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Sabtu pagi 30 Mei 2026 sekira pukul 10.00 WITA, saat berlangsung pelantikan Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) Kabupaten Polewali Mandar periode 2026–2029.
Dalam momentum tersebut, amanah besar resmi diberikan kepada Syukur HT untuk memimpin organisasi profesi jurnalis tersebut selama tiga tahun ke depan.
Pelantikan yang berlangsung khidmat itu disaksikan oleh berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama, sejumlah pimpinan lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan legislatif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPR RI Ajbar Abdul Kadir, Staf Ahli Bupati Polewali Mandar Bidang Hukum dan Politik Dr. Aco Musaddad HM, Kasi Humas Polres Polewali Mandar Iptu Muhapris, serta sejumlah tokoh dan undangan lainnya.
Syukur beserta jajaran pengurus IJS Polman dilantik oleh Ketua IJS Sulbar Irham S,.Ip yang disaksikan oleh seluruh tamu undangan.
Dalam sambutannya Ketua IJS Polman, Syukur HT, menyampaikan pentingnya peningkatan profesionalisme insan pers di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan semakin masifnya arus digitalisasi media.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh anggota organisasi untuk memperkuat solidaritas serta meningkatkan kapasitas jurnalistik guna menjawab berbagai tantangan dunia pers modern.
Menurut Syukur, kehadiran media digital telah membawa perubahan besar terhadap pola konsumsi informasi masyarakat. Oleh karena itu, wartawan dituntut tidak hanya cepat dalam menyajikan berita, tetapi juga harus tetap menjunjung tinggi akurasi, independensi, serta kode etik jurnalistik.
“Di era digital saat ini, pers harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalisme. Profesionalisme menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik,” ujar Syukur HT.
Ia menilai organisasi profesi seperti IJS memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik melalui berbagai program pelatihan, diskusi, serta pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.
Selain itu, Syukur juga mengingatkan bahwa derasnya arus informasi di media sosial menjadi tantangan tersendiri bagi insan pers. Wartawan, kata dia, harus lebih cermat dan selektif dalam melakukan verifikasi informasi guna mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat merugikan masyarakat.
Pandangan tersebut sejalan dengan berbagai dorongan dari Dewan Pers maupun pemerintah yang terus menekankan pentingnya profesionalisme, verifikasi informasi, serta kemampuan beradaptasi terhadap transformasi digital dalam dunia jurnalistik.
Ke depan, Syukur berharap IJS Polman dapat menjadi wadah yang mampu melahirkan jurnalis-jurnalis profesional, berintegritas, dan berkontribusi positif terhadap pembangunan daerah.
“Organisasi ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi harus menjadi ruang untuk melahirkan gagasan, meningkatkan kompetensi, dan memperjuangkan kualitas pers yang lebih baik,” tegasnya.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, IJS Polman diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas jurnalistik di Kabupaten Polewali Mandar, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sementara itu Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) Sulbar, Irham, menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus IJS Polewali Mandar dan berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Irham, kehadiran IJS di tingkat kabupaten menjadi bagian penting dalam memperkuat eksistensi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
“Saya mengucapkan selamat kepada Saudara Syukur HT yang telah dipercaya memimpin IJS Polman periode 2026–2029. Kepercayaan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan komitmen, integritas, dan semangat untuk memajukan dunia jurnalistik di daerah,” ujar Irham.
Ia menegaskan bahwa IJS harus menjadi wadah yang mampu mempererat solidaritas antar jurnalis sekaligus mendorong peningkatan kompetensi anggota melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.
“Tantangan pers saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi digital. Karena itu, saya berharap IJS Polman dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga profesionalisme, independensi, dan etika jurnalistik sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pers tetap terjaga,” tambahnya.
Irham juga mengajak seluruh pengurus dan anggota IJS Polman untuk terus bersinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berimbang, edukatif, dan bertanggung jawab.
“Mari kita jadikan IJS sebagai rumah besar bagi insan pers yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Polewali Mandar dan Sulawesi Barat,” pungkasnya.(*)






