MAROS – Wawan Mattaliu akhirnya terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Maros.
Ia menggantikan Havied S. Pasha, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Sulawesi Selatan.
Nama Wawan diumumkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB di Jakarta, bersama 21 nama lainnya yang ditetapkan sebagai Ketua DPC PKB di kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Sebelum mendapat amanah tersebut, Wawan diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKB Sulawesi Selatan.
Saat dikonfirmasi, Wawan mengaku siap mengemban tanggung jawab baru dari partai besutan Muhaimin Iskandar itu.
Ia menyebut terdapat tiga prioritas utama yang akan menjadi fokus kepemimpinannya di PKB Maros.
“Insya Allah pertama kami akan menuntaskan struktur sampai tingkat ranting. Kedua, Kantor DPC akan menjadi rumah aspirasi dan ketiga, Seluruh anggota DPRD dari PKB diharapkan mobilitas silaturahminya meningkat sebagai upaya menjeput aspirasi,” katanya, Kamis (11/06/2026).
Lebih lanjut, mantan aktivis mahasiswa tersebut juga mengajak masyarakat Maros untuk turut mengambil bagian dalam membesarkan PKB, baik sebagai pengurus, anggota maupun simpatisan.
Menurutnya, PKB merupakan rumah kebangsaan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Sekaligus ini menjadi undangan bagi siapa saja untuk turut ambil bahagian. PKB adalah rumah kebangsaan yang terbuka bagi semua orang,” lanjutnya.
Terkait target politik kedepan, Wawan memilih tidak memasang target muluk. Ia berharap PKB Maros dapat meraih satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu mendatang.
Jika target tersebut tercapai, PKB akan menambah satu kursi dari total empat kursi yang saat ini dimiliki di DPRD Maros.
“Yah semoga semua Dapil kita ada 1 perwakilan kedepannya,” singkatnya.
Selain Wawan Mattaliu, nama Havied S. Pasha selaku mantan Ketua DPC PKB Maros juga sempat diajukan ke DPP sebagai calon ketua untuk periode berikutnya.
Sebelumnya, Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB resmi mengumumkan nama-nama calon Ketua DPC PKB di Sulawesi Selatan.
Dari 24 kabupaten dan kota, sebanyak 22 nama telah ditetapkan, sementara dua daerah lainnya, yakni Bone dan Bulukumba, masih menunggu keputusan lebih lanjut.
Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, mengatakan pengumuman tersebut disampaikan oleh koordinator DPP pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Menurutnya, tahap yang diumumkan saat ini baru sebatas penetapan posisi ketua.
“Yang diumumkan baru ketuanya. Setelah itu mereka akan menyusun struktur kepengurusan bersama DPW, kemudian diajukan ke DPP untuk proses perbaikan dan pengesahan,” kata Azhar.
Ia mengungkapkan, dari nama-nama yang telah ditetapkan, sekitar 10 ketua DPC petahana kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin partai di daerahnya masing-masing.
Beberapa di antaranya berasal dari Makassar, Bantaeng, Jeneponto, Selayar, Sinjai, Barru, Parepare, Luwu Utara, dan Wajo.
Azhar menegaskan, seluruh nama yang diumumkan merupakan hasil mekanisme seleksi yang dilakukan DPP melalui dua tahapan uji kelayakan.
“Itu merupakan hasil tes tahap pertama dan tahap kedua di DPP. Seluruh hasilnya kemudian dibahas dalam rapat DPP hingga menghasilkan keputusan,” pungkasnya.






