Duh, Kantor Pemkab Majene Nyaris Disegel PLN, Ini Penyebabnya

PAREPOS.CO. ID, MAJENE– Kantor Pemkab Majene yang terletak di jalan Gatot Subroto, Pangali-Ali, Banggae nyaris saja disegel pihak PLN, Selasa 21 Januari 2020 kemarin. Hal itu dibenarkan Bendahara Pemkab Majene, Nurdin bersama rekannya Mustakin di lantai dua kantor bupati Majene, Rabu 22 Januari 2020.

Menurutnya, aksi penyegelan kantor bupati dari petugas pihak PLN Majene nyaris saja terjadi, Selasa kemarin. Dikatakannya, Itu terjadi lantaran tagihan penerangan listrik yang mencapai Rp85 juta untuk periode Januari 2020 lewat satu hari atau sudah jatuh tempo pada Senin, 20 Januari.

Bacaan Lainnya

Sehingga petugas PLN itu beraksi dan tidak main-main untuk melakukan penyegelan, sambil mencontohkan sudah beberapa kantor OPD di Majene sudah disegel. “Atas desakan dari pihak PLN dan mengancam melakukan penyegelan dengan terpaksa kami selaku bendahara kewalahan mencari dana talangan dari pihak luar untuk dipakai bayar tagihan tersebut sebesar Rp85 juta, ” sebutnya.

Padahal, diketahui seperti biasanya setiap awal tahun anggaran dana kas kosong. Sehingga pihaknya merasa kerepotan jika ada pembiayaan harus dibayar atau ditalangi bendahara. Terlebih lagi sistem saat ini sudah berbeda dengan masa lalu. Dimana semua transaksi pengeluaran keuangan tidak lagi dibayar tunai kepada yang bersangkutan. Tetapi sudah ditransfer langsung melalui rekening masing-masing penerima tersebut.

“Adapun rincian tagihan dari PLN Majene, seperti tagihan listrik awal bulan Januari Rp70 juta dan tagihan telpon atau penggunaan jaringan internet sebesar Rp15 juta. Sehingga totalnya yang dibayarkan sebesar Rp85 juta, ” rincinya. (edy)

Pos terkait