KILASSULAWESI.COM,POLMAN– Gubernur Sulawesi Barat, Muh Ali Baal Masdar bersama Tim Tenaga Ahli Gubernur, M Danial dan rombongan melakukan sidak di Posko Perbatasan Sulawesi Barat–Sulawesi Selatan, yang berada di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman. Kunjungan Mantan Bupati Polman dua periode itu untuk mengecek sejauh mana kesiapan petugas posko dalam melaksanakan tugas pemeriksaan terhadap setiap orang yang lewat dan memasuki wilayah Sulbar, terlebih lagi mendekati perayaan Hari Raya Idul Fitri. “Kita pastikan akan banyak warga Sulbar yang tinggal diluar daerah akan mudik dan pulang kampung halaman. Dan itu akan kita antisipasi,”ujarnya.
Ali Baal Masdar mengakui, dengan kunjungannya untuk mengecek kesiapan petugas yang berjaga di perbatasan dalam rangka antisipasi dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 masuk ke wilayah Sulbar. ”Dengan pantauan ini, kita ingin melihat dan mengecek sejauh mana persiapan petugas jaga di posko dalam rangka pembatasan transportasi masuk Ke Sulbar. Petugas memang harus jeli dan teliti, warga Sulbar ditandai dengan KTP-nya,”tegasnya.
Buat warga Sulbar, kata Ali Baal Masdar, silahkan masuk, namun kalau dirinya dari zona merah tentu harus dikarantina dulu. Tapi kalau ada masyarakat yang hanya datang sekedar jalan-jalan ke Sulbar, itu tidak boleh di tolerir dan harus pulang kembali. Selain itu, Gubernur mendengarkan langsung keluhan dari petugas jaga yang tengah menjalankan tugasnya. “Selain mengecek kesiapan petugas tentu kita berikan motivasi kepada para petugas jaga agar terus semangat menjalankan tugas agar penyebaran Covid-19 tidak bertambah,” imbuhnya.
Ia pun berharap kepada para petugas yang menjaga di perlintasan dua provinsi ini agar melaksanakan tugas sebaik baiknya. “Dalam melaksanakan tugas harus sesuai dengan aturan yang dikeluarkan yakni pembatasan bagi tiap orang dalam kendaraan, dan larang masuk bagi warga yang tidak memiliki KTP Sulbar, termasuk bagi pemudik,”ujar Ali Baal Masdar, kemarin.(win)






