KILASSULAWESI.COM,PAREPARE– Pada masa pandemi Covid-19. Sebanyak 405 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan menggunakan KM Thalia, Jumat 26 Juni, akan tiba di Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare. Diantara penumpang tersebut, tercatat ada 130 TKI bermasalah. Hal itu diungkapkan, Koordinator Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Kota Parepare, Muhammad Arif yang ditemui Parepos Online, Rabu 24 Juni, siang tadi.
Muhammad Arif menjelaskan, dari total 405 TKI, sebanyak 130 orang merupakan TKI yang dipulangkan Konsulat Republik Indonesia dari Tawau. 130 orang TKI ini merupakan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB). “Jadi hari ini KM Thalia akan berangkat dari Nunukan, antara sore ataupun malam hari. Dan diprediksi tiba Jumat pagi. Dan pihaknya telah meminta Pemerintah Kota/Kabupaten asal penumpang untuk menjemput warganya sesuai dengan daerahnya masing-masing untuk melakukan isolasi mandiri,”harapnya.
Senada diungkapkan, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Abdul Latief yang ikut membenarkan akan kedatangan 405 TKI dari Nunukan di Pelabuhan Nusantara. Sebanyak 276 orang diantaranya warga Sulawesi Selatan dan 129 merupakan warga dari luar provinsi. Sementara, TKI asal Parepare sebanyak 40 orang.
Abdul Latief menjelaskan, penjemputan WNI tersebut dilakukan seperti sebelumnya. Pihaknya telah berkoordinasi dengan kabupaten masing-masing untuk melakukan penjemputan. Sementara itu, Plt Kadis Kesehatan Kota Parepare Halwatiah menjelaskan, pihaknya masih membicarakan terkait kedatangan warga dari luar Kota Parepare tersebut. Terkait tempat khusus untuk mengkarantina penumpang tujuan Parepare, masih sementara dirapatkan. “Rencananya warga Parepare yang tiba akan disiapkan tempat khusus untuk mengkarantina mereka,”katanya.(ami)






