PAREPARE, KILASSULAWESI– Laga akhir PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, sekaligus memastikan tiket juara Liga I BRI, Ahad, 16 April 2023. Mendapat perhatian sejumlah LSM di Kota Parepare. Pasalnya, sejumlah agenda Wali Kota Parepare dilaga terakhir tersebut dinilai sangat berlebihan dan tidak menunjukan kepedulian. Namun, bernuasa politik belaka.
” Apa korelasinya Wali Kota Parepare dengan juaranya PSM? Apa Pemkot Parepare yang punya PSM, karena seolah- olah kemenangan PSM adalah kemenangan Pemkot. Kalaulah Persipare yang juara, ya pesta lah. Ini seolah olah pestanya adalah pesta rakyat,”ujar Ketua LSM Laskar Indonesia Kota Parepare, Sofyan Muhammad.
Kota Parepare dengan kondisi defisit, inflasi serta berbagai program yang tak kunjung dituntaskan. Malah, Wali Kota Parepare menyambut kemenangan PSM dengan berlebihan, tak sebanding jika Persipare yang juara, ” Tapi, jika itu uang pribadi Wali Kota Taufan Pawe tak masalah. Janganlah gunakan APBD, dan DPRD harus mengawasi hal tersebut,” timpalnya.
Seperti diketahui, Wali Kota Parepare Taufan Pawe sebagai wujud kepeduliannya telah menyiapkan tempat nobar di Alun-alun Lapangan Andi Makassau, Parepare. Tidak hanya itu, Taufan Pawe juga turut menyiapkan tempat istirahat bagi suporter di rumah pribadi yang dijadikan Rumah Singgah TP untuk PSM, di Jalan Bau Massepe, Kota Parepare. Bahkan, Taufan Pawe menyiapkan buka puasa hingga sahur untuk ratusan suporter PSM Makassar.
Laga ini pun akan dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dijadwalkan hadir menonton laga PSM Makassar vs Borneo di Kota Parepare. Laga ini jadi pertandingan terakhir PSM Makassar musim 2022-2023.(*)






