PAREPARE, KILASSULAWESI– Jelang arus mudik Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Parepare siap berikan layanan untuk penumpang baik yang tiba maupun akan berangkat melalui Pelabuhan Nusantara.
GM Pelindo Regional 4 Parepare, Sardi ST MM yang ditemui di Warkop 588 menuturkan kesiapannya menyambut arus mudik Nataru 2024. ” Kita telah siap memberikan pelayanan baik bagi penumpang yang tiba maupun akan berangkat melalui Pelabuhan Nusatara, menggunakan moda angkutan laut untuk mudik Nataru,”ujar Sardi, Kamis, 13 Desember 2023.

Sardi mengakui, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perusahaan pelayaran, KSOP, Bea Cukai, Polsek KPN serta intansi terkait lainnya, dan pemerintah setempat. Tujuannya, agar proses dan memastikan kelancaran arus barang dan penumpang.
“Saat ini sudah terbentuk tim terpadu, dimana keselamatan penumpang, awak kapal, dan pekerja pelabuhan tetap menjadi prioritas utama. Dengan menerapkan langkah-langkah keamanan yang ketat, termasuk pemeliharaan rutin peralatan dan peningkatan pengawasan keamanan,”jelasnya.
Menyambut masa angkutan Libur Nataru 2024 yang dimulai dari tanggal 18 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024, berbagai kesiapan operasional telah dilakukan. Pelindo berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.
Selain itu, lanjut Sardi, berbagai fasilitas yang telah ada juga dibenahi, termasuk menambah fasilitas seperti kesiapan ruang ibu menyusui, menambal lubang jalan dalam area pelabuhan, serta jalur bagi penyandang disabilitas.
” Kebersihan menjadi perhatian utama, para petugas kebersihan dibuatkan jadwal untuk memantau itu baik saat tiba maupun sesudah keberangkatan kapal. Selain itu, penambahan lampu pada malam hari, juga telah disiapkan di area pelabuhan. Termasuk ketersediaan air bersih,” tegasnya.
Ditambahkannya, terbaru di Pelabuhan Nusantara yakni hadirnya toilet bagi penyandang disabilitas. Maka, dirinya berpesan ke masyarakat jika memiliki saran, keluhan bisa sampaikan ke posko terpadu dimana disitu telah lengkap.
“Untuk tambahan armada, ada dua dari PT Pelni yakni KM Binaya dan KM Tidar. Untuk besaran tarif tetap, bahkan saat ini kita lakukan sebuah kebijakan baru. Dimana publikasi harga terkait kepelabuhanan untuk dibuka secara transparan, mulai harga jualan para pedagang di dalam area pelabuhan hingga harga tiket kapal,”tutupnya.(*)





