Putra Asal Pangkep Berpeluang Jabat Pimpinan di DPD RI

Drs. H. Tamsil Linrung

JAKARTA, KILASSULAWESI– Putra Kelahiran Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Tamsil Linrung berpeluang besar untuk menjabat sebagai pimpinan DPD RI periode 2024-2029. Setelah dilantik kembali sebagai anggota DPD RI, Tamsil Linrung disebut-sebut sebagai salah satu calon kuat untuk posisi pimpinan DPD.

Tamsil Linrung berkomitmen untuk memperkuat fungsi dan kewenangan DPD agar lebih berdaya dan tidak hanya menjadi lembaga pelengkap. Ia juga berencana membangun kolaborasi dengan lembaga-lembaga negara lainnya untuk mendukung penguatan DPD ke depan.

Bacaan Lainnya

Tamsil Linrung secara resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) untuk periode 2024-2029 di gedung DPD RI Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2024 yang dihadiri oleh berbagai pejabat negara dan tokoh masyarakat.

Tamsil memandang sebuah jabatan ini sebagai amanah yang diberikan oleh masyarakat sehingga harus dijalankan dengan sebaik-baiknya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Dirinya mempertegas bahwa kehadirannya kembali di DPD atas dorongan hari nurani untuk mewujudkan “Politik Kemanusiaan” yang menjadi tagline dalam perjalanan politiknya.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada masyarakat Sulawesi Selatan yang telah memilih saya kembali hingga akhirnya saya bisa melenggang ke DPD untuk kedua kalinya Periode 2024-2029,” tuturnya usai pelantikan.

Tamsil Linrung, sebagai anggota DPD dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan, memiliki rekam jejak yang cemerlang, Tamsil digadang-gadang bakal menjadi pimpinan DPD RI dalam paket calon pimpinan yang terdiri dari Sultan Bachtiar Najamudin, GKR Ratu Hemas, Yorrys Raweyai.

Tamsil Linrung menegaskan, bahwa dirinya ingin menjadikan DPD menjadi sebuah lembaga yang memiliki integritas dan lebih berdaya dari segi fungsi dan kewenangannya sehingga DPD tidak lagi menjadi sebagai lembaga pelengkap saja.

” Semua anggota DPD pastinya punya keinginan untuk memberikan pengabdian yang terbaik untuk bisa mengangkat DPD sebagai lembaga yang terhormat dan bisa menjadi saluran aspirasi bagi masyarakat di daerah,” tegasnya.

Bila dipilih menjadi pimpinan DPD RI periode 2024-2029, Tamsil Linrung memaparkan bahwa ada beberapa hal yang ingin dibenahi olehnya di dalam DPD RI yaitu, Pertama, dengan melihat kewenangan DPD yang terbatas maka diperlukan komunikasi dengan pimpinan lembaga-lembaga negara lain agar bisa mensupport adanya penguatan DPD kedepan. ” Kita sebelumnya sudah berkomunikasi dengan Presiden terpilih Prabowo Subiyanto,”ujarnya.

Dalam pertemuan itu kita ingin mencari titik temu dan kesepahaman bersama dalam menyikapi persoalan kebangsaan terutama kedaerahan. Oleh karena itu diharapkan hasil pertemuan ini bisa menjadi momentum bagi DPD untuk mengambil peran yg lebih optimal dalam memperjuangkan kepentingan daerah di era Pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subiyanto

Selain itu karena Presiden terpilih Prabowo Subiyanto di dukung oleh koalisi mayoritas di DPR, paling tidak kedepannya Presiden terpilih Prabowo Subiyanto yang juga Ketua Umum Partai Politik Gerindra bisa menjembatani hubungan DPD dan DPR agar ada sinergi dalam membangun sistem keterwakilan yang setara dan seimbang.

Kedua, membangun kolaborasi dengan tanpa meninggalkan prinsip check and balances.  Sehingga selain bisa memberikan masukan kepada Pemerintah namun juga pengawasan terhadap kinerja Pemerintah tetap jalan. Apalagi kalau melihat Pembagian kekuasaan di  Indonesia pasca Perubahan UUD NRI 1945 menganut division of power.

Sehingga tidak jarang ada satu kekuasaan dimiliki lebih dari dua lembaga tinggi negara. Seperti Kekuasaan legislatif tidak hanya dimiliki oleh DPR dan DPD, namun, juga dimiliki Presiden ketika mengusulkan rancangan Undang-Undang (RUU).

Sehingga memungkinkan setiap lembaga tinggi negara untuk saling menjalin komunikasi satu sama lain karena ada beberapa kesamaan kewenangan yang bisa disinergikan. Ketiga, Ia akan mengoptimalkan segala potensi kewenangan DPD yang dipunya. Khususnya fungsi pengawasan.

Terakhir, Tamsil Linrung menegaskan, DPD harus banyak berperan menjembatani komunikasi Pemerintah pusat dengan daerah untuk merumuskan format otonomi daerah yang adil dan seimbang.(*)

Profil Singkat :

Nama Lengkap: Drs. H. Tamsil Linrung.
Tanggal Lahir: 17 September 1961.
Tempat Lahir: Mandalle, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Pendidikan: Jurusan Ekonomi Perusahaan, FPIPS – IKIP Ujung Pandang (1984).

Karir Politik:
Anggota DPR RI (2004-2019) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Anggota DPD RI (2019-sekarang)

Pengalaman Organisasi:
Ketua Umum Senat Mahasiswa FPIPS-IKIP Ujung Pandang
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO
Bendahara Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia
Sekretaris Umum ICMI Orwil DKI Jakarta

Karir Bisnis:
– Direktur Utama PT. Aquamas (produsen es batu)
– Direktur Utama PT. Amanah Putra Nusantara (percetakan)
– Direktur Utama PT. Sinar Hudaya.

Tamsil Linrung adalah seorang politikus senior Indonesia yang saat ini kembali menjabat sebagai anggota DPD RI mewakili Sulawesi Selatan sejak 2019.

Tamsil Linrung dikenal sebagai politikus yang aktif dalam berbagai organisasi dan memiliki komitmen kuat untuk memperkuat fungsi dan kewenangan DPD RI.(*)

Pos terkait