Tahapan Pemilihan Ketua PWI Parepare Makin Intensif: Klarifikasi DPS Tuntas, DPT Segera Ditetapkan

PAREPARE—Tahapan menuju pemilihan Ketua PWI Kota Parepare periode 2025-2028 semakin intensif. Panitia Konferensi Cabang melakukan rapat penentuan Daftar Pemilih Sementara (DPS) di kantor sekretariat PWI Parepare, Jumat, 30 Mei 2025.

Rapat tersebut dihadiri oleh Koordinator PWI Kota Parepare, Andi Mulyadi, Ketua Panitia Konferensi Awaluddin, Sekretaris Panitia Andi Pardi, Bendahara Bahar Dani, serta Ketua Steering Committee Dulkin Sikki bersama anggota Sudarmono.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat tersebut, diumumkan bahwa sebanyak 32 DPS telah selesai diklarifikasi dan akan dikirim ke PWI Provinsi Sulawesi Selatan untuk ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Ada 32 DPS yang telah kami rangkum, termasuk enam DPS yang masih dalam proses klarifikasi terkait keabsahan KTA. Beberapa KTA sudah kadaluarsa, sementara lainnya masih perlu dikonfirmasi karena pemilih berada di luar daerah,” ujar Andi Mulyadi.

Menurut Mulyadi, seluruh DPS yang telah diklarifikasi akan diserahkan ke PWI Provinsi Sulawesi Selatan untuk diproses lebih lanjut sebelum ditetapkan sebagai DPT yang kemudian akan dikembalikan ke PWI Parepare guna kepentingan Konferensi.

Terkait pelaksanaan Konferensi Cabang PWI Kota Parepare, Mulyadi menegaskan bahwa jadwal masih bersifat tentatif. Kendati telah ada rencana jadwal, panitia masih menyesuaikan anggaran dan kebutuhan sebelum menetapkan tanggal final.

“Keputusan akhir mengenai pelaksanaan konferensi cabang akan ditentukan pada 10 Juni, setelah mempertimbangkan situasi kebutuhan biaya yang diperlukan panitia,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi, Awaluddin, menyoroti pentingnya dukungan seluruh tim dalam memastikan konferensi berjalan sesuai rencana. Ia mengakui bahwa panitia masih menghadapi tantangan terkait pendanaan.

“Kami masih memerlukan dana tambahan untuk mendukung kelancaran agenda konferensi. Oleh karena itu, kami berharap kerja sama dari seluruh pengurus dan panitia untuk menemukan solusi terbaik, mengingat waktu menuju hari H, 14 Juni 2025, semakin dekat,” tutup Awaluddin.(*)

Pos terkait