Parepare Kembali Raih Opini WTP: Bukti Konsistensi Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

Penyerahan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan

PAREPARE– Parepare kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang pengelolaan keuangan. Untuk kesekian kalinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare sukses meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

Penghargaan tertinggi dalam audit keuangan pemerintah ini diberikan langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan kepada Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang digelar di Makassar pada Rabu, 4 Juni 2025.

Bacaan Lainnya

Menanggapi penghargaan ini, Wali Kota Tasming Hamid menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari komitmen kuat pemerintah kota dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Sulsel atas kerja keras dan dedikasinya dalam menyelesaikan pemeriksaan. Capaian ini adalah buah dari kerja sama dan sinergi antara eksekutif dan legislatif,” ujar Tasming.

Tasming menegaskan bahwa Opini WTP bukan sekadar predikat administratif, melainkan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Ini adalah komitmen kami untuk menjaga tata kelola keuangan yang baik, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),”tegasnya.

Opini WTP diberikan kepada pemerintah daerah ketika laporan keuangan dinilai telah disajikan secara wajar dan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir, turut memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Pemkot Parepare dalam mempertahankan standar tertinggi pengelolaan keuangan.

“WTP ini seharusnya memang menjadi standar yang dicapai setiap pemerintah daerah. Jika belum mencapainya, berarti belum memenuhi standar. Tapi kami melihat capaian ini sebagai sebuah prestasi karena membutuhkan kerja keras seluruh perangkat pemerintah daerah,”ujar Kaharuddin.

Kaharuddin juga menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. “Tanpa kerja sama dan komunikasi yang baik, capaian seperti ini tentu tidak mungkin terwujud,”tambahnya.

Dengan raihan Opini WTP ini, Kota Parepare kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga integritas tata kelola keuangan daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.

Tasming berharap prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga pemicu semangat bagi seluruh jajaran pemerintahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong percepatan pembangunan di Kota Parepare.

Dengan rekam jejak yang konsisten, Parepare terus menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel adalah kunci utama dalam membangun pemerintahan yang dipercaya oleh masyarakat.(*)

Pos terkait