JAKARTA– PT Pertamina (Persero) memperkuat komitmen terhadap pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dengan menghadirkan platform Learning Management System (LMS) dalam program Pertamina UMK Academy 2025.
LMS ini memungkinkan pelaku UMK dari berbagai daerah mengakses materi pembelajaran bisnis secara digital, fleksibel, dan interaktif kapan saja dan di mana saja.
“Inovasi ini membuat peserta lebih aktif dan pembelajaran lebih berdampak bagi bisnis mereka. UMK bisa naik kelas lebih cepat dan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar,” ujar Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Arifianto.
LMS: Digitalisasi Pembinaan UMK di 4 Kelas Strategis. Platform LMS menyediakan lebih dari 30 modul yang terbagi dalam empat kelas utama:
– Go Modern: Legalitas usaha, kemasan, SOP, dan profitabilitas
– Go Digital: Branding, digital marketing, automasi bisnis
– Go Online: Marketplace mastery, social media selling, logistik
– Go Global: Prosedur ekspor, riset pasar global, business matching
Peserta juga mendapatkan materi wajib seperti Business Model Canvas (BMC), manajemen keuangan, riset pasar, dan prinsip ekonomi sirkuler.
Melalui pendekatan gamifikasi, proses belajar jadi lebih menyenangkan dan terukur. LMS ini juga memungkinkan standar kualitas pendampingan seragam bagi 1.490 UMK secara nasional.
Testimoni UMK: Belajar Fleksibel, Materi Aplikatif. Sejumlah UMK peserta menyambut positif kehadiran LMS:
– “Materinya ringkas, langsung bisa dipraktikkan,” Priskila Eka, Owner Tako-Tako
– “Bisa diakses kapan saja, sesuai dengan kesibukan,” Daniel Alexander, Owner Grace Garage
– “Wawasannya luas, cara penyampaian juga sangat relevan,” Hilda Puspita, Owner Meat Story
Program ini mendukung visi Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam mendorong kewirausahaan, pengembangan industri kreatif, dan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas.(*)






