PAREPARE — Suplai air bersih dari Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae Kota Parepare mengalami gangguan serius setelah pipa distribusi berukuran 10 inci mengalami kebocoran di Jalan Jenderal M. Yusuf, Kecamatan Bacukiki.
Akibatnya, aliran air ke pelanggan di sepuluh wilayah terdampak terputus sementara.
Daerah-daerah yang terdampak meliputi:
– Jalan ke SPK dan sekitarnya
– Jalan Jenderal Ahmad Yani
– BTN Pepabri
– BTN Bukit Pare Permai
– BTN Graha Satelit
– Jalan Pendidikan
– Jalan Laupe
– Jalan Sosial
– Jalan Satelit
– Jalan ke IAIN
Humas PAM Tirta Karajae, Erfendi Rasyid, menjelaskan bahwa perbaikan sedang berlangsung, namun prosesnya diperkirakan memakan waktu karena kondisi medan yang berbatu. “Kemungkinan akan berlangsung lama karena kondisi bebatuan. Pipanya sementara kami ganti,” jelas Erfendi.
Ia menambahkan bahwa kebocoran terjadi akibat tekanan dari atas permukaan tanah yang merusak jaringan pipa utama. Air pun menyembur ke permukaan dan merusak sejumlah bagian pipa distribusi.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan darurat, PAM menyiapkan dua armada mobil tangki yang siap mengantar air bersih secara gratis kepada pelanggan terdampak. Masyarakat diimbau segera mendaftarkan diri apabila stok air di rumah telah habis.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Gangguan ini terjadi karena masalah teknis yang tidak kami sengaja. Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal,” ujar Erfendi.
PAM Tirta Karajae Parepare meminta masyarakat bersabar hingga perbaikan rampung dan distribusi air kembali normal.(*)






