PAREPARE — Ribuan pencari kerja membanjiri Gedung Islamic Centre Kota Parepare, Senin, 28 Juli 2025, untuk mengikuti Job Fair 2025 yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sulawesi Selatan.
Acara yang terbuka untuk seluruh masyarakat Sulsel ini menghadirkan 26 perusahaan dengan beragam posisi, dari sektor ritel hingga industri kreatif.
Namun di tengah hiruk-pikuk antusiasme, terselip kisah pencarian harapan dari para lulusan baru. Salah satunya, Nurul, yang sejak pukul 08.00 WITA sudah mengantre namun belum menemukan peluang kerja yang cocok.
“Belum ada ini, dari jam 8 tadi di sini,” ujarnya sambil tersenyum lelah.
“Banyak perusahaan cari yang berpengalaman. Saya baru lulus ini. Ada sih yang terima fresh graduate, tapi terbatas sekali,”jelasnya.
Ketatnya persaingan juga dirasakan oleh AM, lulusan SMA yang memilih pulang lebih awal karena belum menemukan lowongan yang sesuai. “Tidak ada yang terima kami karena hanya bawa ijazah SMA. Mau pulang saja,” ungkapnya singkat.
Meski tantangan membayang, harapan terus menyala. Nurul berharap lebih banyak perusahaan memberi ruang bagi lulusan baru untuk unjuk kemampuan.
“Semoga perusahaan memberi kesempatan kepada kami, terutama lulusan baru, untuk menunjukkan kemampuan kami,” ujarnya penuh optimisme.
Kepala Bidang Pengembangan Disnakertrans Sulsel, Nuryani Yahya, menjelaskan bahwa Job Fair ini bukan hanya untuk warga Parepare, melainkan untuk seluruh masyarakat Sulawesi Selatan. Ia juga menyoroti tingginya antusiasme peserta.
“Banyak yang mengira Job Fair ini hanya untuk warga Parepare, padahal terbuka untuk seluruh masyarakat Sulsel,” jelasnya. “Saya semakin yakin, meski ada fenomena PHK di beberapa daerah, antusiasme masyarakat di Parepare luar biasa,”tambahnya.
Sejak dimulai pada Minggu, 27 Juli 2025, tercatat sekitar 3.000 pencari kerja telah mendaftar, terdiri dari pendaftar online maupun langsung di lokasi.(*)






