Cegah Kebocoran Pajak, Bapenda Maros Terapkan Pemasangan Tapping Box

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros, M. Ferdiansyah

MAROS – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros telah resmi menerapkan sistem pengawasan pajak restoran berbasis digital, Jumat (07/11/2025).

Penerapan sistem yang dilakukan ini, sebagai salah satu upaya pencegahan kebocoran pajak dengan melakukan pemasangan tapping box di sejumlah restoran besar tekhusunya yang beroperasi di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros.

Bacaan Lainnya

Kepala Bapenda Maros, M. Ferdiansyah mengatakan, sistem ini akan berjalan secara otomatis dengan mencatat setiap transaksi penjualan dan terintegrasi langsung masuk ke pajak Daerah.

“Sistem ini akan mencatat transaksi secara real time. Jadi PAD yang masuk langsung tercatat dalam sistem tanpa harus menunggu laporan manual atau tanpa harus menagih langsung,”kata Ferdiansyah.

Berdasarkan data yang diperolehnya, ada sekitar 200 restoran wajib pajak yang tersebar diseluruh wilayah di Kabupaten Maros.

“Tentunya melalui penerapan teknologi digital ini, kami di Bapanda Maros  berharap kedepannya dapat meningkatkan transparansi dan akurasi pelaporan pajak,”kata Ferdiansyah.

Ferdiansyah juga menyebutkan, bahwa tahap awal Bapenda Maros saat ini memfokuskan penerapan sistem tapping box itu di kawasan Bandara Sultan Hasanuddin.

“Karena bandara adalah salah satu pusat keramaian di Maros, sehingga banyak aktivitas bisnis berlangsung di sana, termasuk restoran besar dan waralaba nasional yang selama ini memiliki aktivitas ekonomi cukup tinggi,”ucap Ferdiansyah.

Dirinya juga menyebutkan, bahwa sebagian besar restoran yang wajib pajak telah patuh dalam melakukan pelunasan kewajiban pajak.

“Salah satu restoran waralaba Nasional, Kentucky Fried Chicken (KFC) yang sempat menunggak, kini telah melakukan pelunasan dan penyelesaian pembayaran pajaknya,”kata Ferdiansyah.

Ia juga berharap, sistem tapping box ini sebagai salah bentuk agar kedepannya tidak ada lagi tunggukan wajib pajak restoran di Kabupaten Maros yang tidak dibayarkan.

“Dengan penerapan sistem digital, kami Bapenda Maros akan selalu optimis dalam mencapai target penerimaan pajak restoran tahun ini dapat meningkat berdasarkan kesadaran dan kepatuhan para wajib pajak,”tutup Ferdiansyah.(*)

Pos terkait