PINRANG – Angin puting beliung melanda pesisir Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Ahad, 14 Desember 2025, siang. Dalam waktu kurang dari satu jam, puluhan rumah warga dan dua sekolah di Kecamatan Lanrisang porak-poranda.
Data Awal BPBD Pinrang:
– 45 rumah rusak (6 di antaranya rusak berat)
– 2 sekolah (TK & SD) atap hancur diterjang angin
Kepala BPBD Pinrang, Rhommy Manule, menyebut pusat bencana berada di Kelurahan Lanrisang, Lingkungan Duampue. “Atap dua sekolah sudah tidak bisa dipakai. Ada rumah rusak ringan, sedang, hingga berat. Kami bersama Satpol PP sedang asesmen kebutuhan mendesak warga,” ujarnya.
BPBD langsung berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penyaluran logistik. Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah terpal, guna melindungi warga dari hujan susulan.
Selain itu, pihak PLN diminta memadamkan listrik sementara demi menghindari risiko kebakaran akibat jaringan listrik yang terganggu. Camat Lanrisang, Bachrun Syah, memastikan tidak ada korban jiwa.
Namun kerugian materiil diperkirakan besar. “Angin bergerak dari arah pantai menuju pemukiman sekitar pukul 13.30 WITA. Hingga kini pendataan masih berlangsung. Taksiran sementara puluhan bangunan terdampak,” jelasnya.(*)





