PANGKEP– Sehari menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau (MYL), menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat.
Usai melantik sejumlah pejabat di Rumah Jabatan Bupati, MYL menekankan bahwa Ramadan adalah momentum emas untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
“Ramadan bukan sekadar menunaikan puasa, tetapi ruang refleksi untuk meningkatkan kualitas iman, takwa, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar MYL di hadapan pejabat dan undangan.
Bupati menjelaskan, esensi puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, keikhlasan, serta pengendalian diri. Ia menambahkan, suasana religius akan semakin terasa dengan ramainya masjid oleh jamaah shalat Tarawih dan lantunan ayat suci Al-Qur’an.
MYL mengingatkan masyarakat agar menjaga kualitas ibadah salat tepat waktu, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan doa dan istighfar. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga akhlak dengan menghindari ucapan tidak baik dan memperbanyak sikap sabar.
Bulan Ramadan, lanjut MYL, juga menjadi waktu terbaik untuk berbagi. Ia mendorong masyarakat menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta memberikan santunan kepada anak yatim dan warga yang membutuhkan. “Semangat berbagi adalah wujud nyata empati dan kebersamaan dalam Islam,” tegasnya.
Bupati menambahkan, bulan suci juga menjadi momen evaluasi diri bagi aparatur pemerintah. Ia berharap pejabat yang baru dilantik menjadikan Ramadan sebagai landasan memperkuat integritas, tanggung jawab, dan pelayanan publik.
MYL menilai sahur dan berbuka bersama keluarga sebagai kesempatan berharga mempererat hubungan kekeluargaan dan keharmonisan sosial. Di akhir pesannya, ia berharap nilai kejujuran, kesabaran, disiplin, dan kepedulian sosial tetap dijaga setelah Ramadan berakhir, demi mewujudkan masyarakat Pangkep yang religius, harmonis, dan sejahtera.(*)






