Gubernur Sulsel Pastikan Perbaikan Jalan Rusak di Moncongloe Maros, Masuk Program Prioritas MYC Paket 6

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, H. Andi Ihsan saat meninjau langsung kondisi ruas Jalan Poros Pamanjengan di Kecamatan Moncongloe, Maros.

MAROS – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memastikan Pemerintah Provinsi Sulsel tengah melakukan penanganan sementara terhadap ruas Jalan Poros Pamanjengan di Kecamatan Moncongloe, Maros, yang mengalami kerusakan parah.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat, mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur strategis yang menghubungkan Kota Makassar dengan wilayah Moncongloe, serta kerap menjadi titik kemacetan harian.

Bacaan Lainnya

“Untuk sementara kita melakukan penanganan darurat agar akses masyarakat tetap bisa dilalui. Ini penting karena lalu lintas harian di ruas tersebut cukup tinggi,”ujar Andi Sudirman dalam keterangannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, H. Andi Ihsan, menjelaskan bahwa ruas jalan di wilayah Kabupaten Maros, khususnya batas Kota Makassar-Pamanjengan-Benteng Gajah, masuk dalam program Preservasi Jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 6 Sulawesi Selatan tahun 2025–2027.

“Solusi saat ini, kami akan melakukan pembenahan ruas jalan Moncongloe sambil menunggu pelaksanaan program preservasi MYC Paket 6 dalam waktu dekat,”jelasnya. Rabu (01/04/2026).

Program Preservasi Jalan MYC Paket 6 diketahui mencakup perbaikan 20 ruas jalan strategis sepanjang 157,49 kilometer yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Untuk wilayah Maros, proyek ini mencakup ruas batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah.

Pekerjaan dalam program ini meliputi rekonstruksi jalan, pemeliharaan berkala serta pemeliharaan rutin guna menjaga kondisi jalan tetap optimal dalam jangka panjang.

Selain itu, pelaksanaan proyek juga mencakup tahapan persiapan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), konstruksi fisik dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) hingga pemeliharaan pascakonstruksi.

“Melalui paket preservasi ini, Pemprov Sulsel menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta penguatan aksesibilitas masyarakat,”tambah Andi Ihsan.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kemantapan infrastruktur jalan secara merata demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Sulawesi Selatan.

Di sisi lain, masyarakat setempat menyambut baik langkah pemerintah tersebut. Salah seorang warga, Bahar (43), mengaku mengapresiasi upaya percepatan perbaikan jalan yang selama ini mengalami kerusakan.

“Kami masyarakat sangat mengapresiasi langkah pemerintah. Setelah sekian lama jalan rusak, akhirnya segera ditangani,” ujarnya.

Ia berharap perbaikan tersebut dapat segera direalisasikan secara menyeluruh agar aktivitas masyarakat dan arus transportasi kembali lancar.

Sebagai informasi, selain wilayah Maros dan Makassar, program MYC Paket 6 juga mencakup sejumlah wilayah lain di antaranya, kawasan Toraja dan Luwu, Jeneponto dan Bantaeng, hingga beberapa ruas utama di Kota Makassar seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Dr. Ratulangi.(*)

Pos terkait