Guru Hebat Pangkep: Dari Kelas ke Stadion

Bupati Pangkep saat menghadiri Pekan Olahraga dan Seni (Porsenijar) PGRI Sulsel 2026 di Stadion Ganggawa, Sidrap.

SIDRAP – Kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) tampil mencolok pada pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porsenijar) PGRI Sulsel 2026 di Stadion Ganggawa, Sidrap.

Ribuan peserta hadir dengan semangat membara, dipimpin langsung oleh Bupati Pangkep, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si., yang memimpin barisan defile bersama Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf dan Ketua TP PKK Nurlitawulan.

Bacaan Lainnya

Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi simbol dukungan penuh terhadap perjuangan guru sebagai garda terdepan pendidikan. Semarak pembukaan semakin terasa ketika kontingen Pangkep menampilkan budaya lokal “Boledong” dalam defile.

Identitas kearifan lokal itu bukan sekadar ornamen, melainkan pesan kuat bahwa guru Pangkep membawa nilai budaya sekaligus semangat kebersamaan. “Ini wujud loyalitas dan semangat tinggi guru Pangkep. Budaya Boledong kami tampilkan sebagai ciri khas yang harus terus dilestarikan,” ujar Bupati Pangkep dua periode tersebut.

Jumlah peserta yang diturunkan pun mencatat rekor tersendiri. Sebanyak 2.500 orang terdiri dari atlet, peserta seni, bidang pembelajaran, hingga penggembira, ikut menyemarakkan ajang bergengsi ini.

Kehadiran masif tersebut menunjukkan betapa seriusnya Pangkep menempatkan guru bukan hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai duta olahraga, seni, dan budaya. Ambisi Pangkep pun tidak main-main. Bupati Yusran menargetkan Juara Umum atau minimal masuk lima besar dari 24 kabupaten/kota peserta.

“Target kita jelas: Juara Umum lagi. Minimal lima besar. Dengan total 72 ribu peserta se-Sulsel, kami optimis guru Pangkep mampu menunjukkan performa terbaik,” tegasnya.

Pernyataan ini mencerminkan tekad kuat sekaligus tantangan besar bagi kontingen Pangkep di tengah persaingan ketat antar daerah. Selain sebagai ajang kompetisi, Porsenijar PGRI Sulsel 2026 juga menjadi wadah silaturahmi dan solidaritas antar tenaga pendidik.

Semangat sportivitas dan profesionalisme dijunjung tinggi oleh seluruh peserta. Guru dari berbagai daerah bertemu, berinteraksi, dan saling menguatkan, sehingga kegiatan ini menjadi momentum memperkokoh jaringan sosial dan profesional di kalangan pendidik.

Menutup rangkaian pembukaan, Bupati Yusran memberikan apresiasi penuh kepada seluruh kontingen. “Semangat terus Guru Hebat Pangkep! Tunjukkan bahwa kalian unggul bukan hanya di kelas, tapi juga di olahraga dan seni.

Mari kita bawa pulang kebanggaan untuk daerah tercinta,” pungkasnya. Dukungan moral ini menjadi energi tambahan bagi para guru untuk tampil maksimal di setiap cabang yang diikuti.

Pos terkait