POLMAN,— Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) H.Arifin Yambas menegaskan pentingnya peran pengawas sekolah dalam menangani berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan.
Menurutnya, pengawas tidak boleh hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi harus memiliki andil besar dalam memastikan proses pendidikan di sekolah berjalan dengan baik. Pengawas juga dituntut aktif melakukan pemantauan, pembinaan, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi sekolah.
“Setiap persoalan yang muncul di sekolah harus menjadi perhatian bersama. Pengawas memiliki peran penting untuk melihat kondisi di lapangan dan melakukan pembinaan,” tegasnya.Rabu 12 Agustus 2026
Ia menilai keberadaan pengawas sangat strategis karena menjadi salah satu pihak yang mengetahui secara langsung kondisi sekolah, baik terkait proses pembelajaran, kinerja tenaga pendidik, maupun berbagai dinamika yang terjadi di lingkungan sekolah.
Karena itu, pengawas diharapkan tidak sekadar melakukan kunjungan dan pemeriksaan administrasi. Mereka harus mampu membangun komunikasi dengan kepala sekolah dan guru serta memberikan pendampingan yang berkelanjutan.
“Pengawas harus punya andil besar. Jangan sampai persoalan di sekolah baru diketahui setelah muncul kepermukaan,contoh yang terjadi disalah satu sekolah di Polman yang terdeteksi mengibarkan bendera lusuh disekolah.
Pemandangan seperti ini kan tidak elok dipandang mata,di lembaga pendidikan seperti sekolah masih memelihara bendera merah putih yang sudah tua dan lusuh.Harusnya persoalan ini tidak terjadi kalau pengawas jelih melihat situasi yang ada disekolah,maka dari itu ini menjadi evaluasi dan warning bagi pengawas sekolah untuk bisa mendeteksi dan melakukan pembinaan sejak awal,”Tuturnya.
Ia juga meminta seluruh pengawas meningkatkan koordinasi dengan Dinas Pendidikan. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan di sekolah diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu pihaknya meminta agar pengawas sekolah berkomitmen memperkuat fungsi pengawasan dan pembinaan agar kualitas layanan pendidikan di daerah semakin baik. Peran aktif semua pihak, mulai dari kepala sekolah, guru, pengawas hingga dinas, dinilai sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas.
“Tujuan akhirnya adalah bagaimana anak-anak kita mendapatkan layanan pendidikan yang terbaik. Karena itu, semua unsur harus menjalankan perannya secara maksimal,” pungkasnya.(*)






