PAREPARE– Perayaan HUT ke-8 Kilassulawesi.com semakin menegaskan identitasnya sebagai media watchdog yang memilih jalur mandiri. Dari Majene, Mamasa, Maros hingga Jakarta, rangkaian kegiatan sosial dilakukan dengan menyambangi beberapa panti asuhan.
Di Gorontalo, bantuan sederhana disalurkan ke salah satu panti asuhan yang memiliki ratusan anak. “Nilai bantuan tak seberapa, tapi keikhlasan paling utama,” ujar Ahmad, Selasa, 18 Agustus 2026 mewakili perwakilan sejumlah biro yang menggelar agenda serupa.
Penanggungjawab media, Ade Cahyadi, menegaskan bahwa di usia 8 tahun, Kilassulawesi tidak ingin menjadi media yang sekadar hidup dari proposal. “Tak satupun proposal kita buat untuk meminta bantuan partisipasi. Teman-teman biro hanya menyampaikan kepada kolega masing-masing, tanpa mau membebani dengan kondisi ekonomi yang memperihatkan,” ungkapnya.
Ketua LSM Lingkar Hijau, Iqbal Rahim Gani, turut memberikan apresiasi. Ia menilai rangkaian kegiatan Kilassulawesi adalah bukti nyata bahwa media bisa tetap berperan sosial tanpa harus bergantung pada proposal. “Sederhana tapi nyata, maju terus Kilassulawesi,” kata Iqbal.
Ia berharap di usia kedelapan, Kilassulawesi semakin terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar, bebas dari hoaks, dan konsisten menjadi corong masyarakat. Di tengah maraknya media yang berlomba-lomba mengetuk pintu sponsor, Kilassulawesi memilih jalur berbeda.
Perayaan tanpa proposal ini menjadi sindiran halus, media yang benar-benar hidup dari kepercayaan pembaca tidak perlu proposal untuk sekadar bertahan dalam agenda kegiatannya. Justru dengan aksi sosial sederhana, Kilassulawesi menunjukkan bahwa kemandirian adalah bentuk perayaan paling elegan.
Delapan tahun perjalanan Kilassulawesi adalah bukti bahwa media bisa tumbuh dengan integritas. Dari headline punchline hingga liputan watchdog, Kilassulawesi menegaskan bahwa keberanian menyuarakan suara rakyat lebih berharga daripada proposal yang sering kali hanya jadi formalitas.
Dukungan dari aktivis lingkungan seperti Iqbal Rahim Gani semakin memperkuat posisi Kilassulawesi sebagai media yang tidak hanya kritis, tapi juga dipercaya lintas sektor.






