Ingatkan Warganya, Bupati Majene: Masjid Tempat Membicarakan Kebaikan

KILASSULAWESI.COM,MAJENE–Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan masjid adalah tempat ibadah dan juga merupakan tempat untuk membicarakan hal kebaikan. Sebaliknya, masjid bukan tempat untuk membicarakan sesuatu hal yang tidak baik.

Pernyataan bupati Fahmi itu disampaikan pada saat peresmian Masjid Nurul Iman Buttu-buttu lingkungan Battayang Kecamatan Banggae, Minggu 26 Januari 2020. Selain peresmian masjid juga dirangkaikan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1441 hijryah yang dihadiri sejumlah tokoh agama serta masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

“Alhadulillah, di lingkungan Battayang ini sudah ada lagi satu masjid yang merupakan tempat ibadah, seperti salat berjamaah lima waktu. Bahkan, merupakan tempat kegiatan spritual, religius keagamaan. Termasuk tempat pengajian anak-anak maupun majelis taklim, ” sebutnya.

Karena itu, diharapkan masyarakat sekitar dapat terus menjaga persatuan, keakraban dan persaudaraan. Terlebih seperti yang disaksikan kali ini juga dirangkaikan dengan peringatan maulid Nabi muhammad SAW. Itu artinya, warga disini sudah terbangun kekompakan dan kebersamaan. Sehingga perayaan maulid dan peresmian masjid dapat terlaksana dengan baik.

Selain itu, Bupati Fahmi juga menyarankan kepada panitia masjid agar segera memasukan proposal atau permohonan bantuan ke pemkab. Tujuannya, agar dapat diberikan bantuan tahun ini karena masih ada yang mau dibenahi seperti plafond dan teras masjid.

“Saya harapkan panitia masjid secepatnya masukan permohonan ke pemkab. Nanti juga saya sampaikan ke bagian kesra agar bisa sama-sama melihat kondisi masjid yang masih mau dibenahi. Semoga bisa dibantu di tahun ini, mengingat permohonan di bagian kesra cukup banyak bertumpuk. Adapun nilai bantuan biasanya Rp5 juta hingga Rp10 juta rupiah per masjid”, kata Fahmi Massiara. (edy)

Pos terkait