KILASSULAWESI.COM, PAREPARE — Salah seorang Jukir Dishub, Muhlis melaporkan seorang oknum ASN atas nama Pallung. Muhlis melaporkan atas kejadian perkelahian yang terjadi di belakang Pasar Lakessi pagi tadi. Dia mengaku melaporkan hal tersebut lantaran dipukul hingga terjatuh.
Hal tersebut diungkapkan Kepala UPTD Parkir Dishub Parepare, Aryun Handayana saat dihubungi, Rabu 22 April. Aryun mengatakan, pihaknya langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Sebab, salah seorang Jukirnya dipukul dan mengalami luka-luka. “Dia Muhlis (dipukul) hingga terjatuh. Kami datang ke kantor polisi sekitar pukul 10.00 Wita,” kata Aryun.
Tak sampai disitu, usai peristiwa keributan itu terjadi, kata dia, salah seorang warga diduga bernama Jamal mengusir sejumlah jukir yang sedang bertugas di area gedung Pasar rakyat. “Ada 3 orang jukir saya yang diusir,” sesalnya.
Sebelumnya, beredar video perkelahian di Pasar Lakessi, pagi tadi. Video itu berdurasi 30 detik viral di media sosial. Aksi kejar-kejaran parang pun terjadi antara kedua pihak. Jukir Dishub Parepare, Andi Ahmad pun memberikan kesaksian melalui rekaman suara.
Ahmad menceritakan kejadian tersebut. Saat kejadian terjadi, dirinya mengatur kendaraan yang masuk dalam pasar. ” Tiba-tiba saja terjadi keributan antara seorang Jukir Dishub dan oknum ASN bernama Pallung yang terjadi di belakang pasar,”katanya.
Sesaat setelah itu, kata Ahmad, sejumlah warga menggunakan parang mengejarnya. Buntut dari persoalan ini, pihak Dishub dan Pallung saling melapor ke pihak kepolisian. Laporan Muhlis tercatat dengan nomor surat tanda terima laporan polisi Nomor: STTLP/162/IV/2020/RES.PAREPARE.(ami)






