Sungai Lantora Meluap, Ini Dampaknya

KILASSULAWESI.COM,POLMAN — Hujan dihulu banjir dihilir, seperti ini kondisi Lingkungan Kalawa, Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali. Daerah ini menjadi langganan banjir apabila hujan deras disekitar hulu sungai yang alirannya sampai ke muara Sungai Lantora yang meluap.

Salah satu warga Kalawa yang terdampak banjir Abu Bakar mengatakan, meskipun di Kalawa tidak hujan namun banjir pasti naik disekitar sini lantaran tumpukan material yang ada dimuara Sungai Lantora sangat banyak bertumpuk dan menyebabkan aliran sungai tersendak dan tidak mengalir hingga meluap. Sehingga, kata Abu, air sungai tersebut naik kepemukiman dan banjir hingga masuk ke rumah warga.

Bacaan Lainnya

” Biar tidak hujan disini banjir juga, apa lagi kalau sudah hujan, dua jam saja hujan pasti banjir, apa lagi kalau air laut sudah pasang bertemulah air laut dan air dari hulu sehingga menyebabkan banjir. Ini tadi tidak hujan kenapa bisa banjir,”katanya.

Banjir pun mengakibatkan air sampai lutut orang dewasa dan masuk ke rumah. “Moga ini ada solusi, jangan hujan banjir lagi karena daerah ini sudah menjadi langganan banjir,”ungkapnya, Kamis 28 Mei 2020.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Lantora, Hj Hapsa mengatakan, penyebab banjir di Lingkungan Kalawa itu ialah adanya beberapa tumpukan material disekitaran muara sungai yang harus dibersihkan dan juga Sungai Lantora itu harus dikeruk biar dalam supaya air dari hulu lancar mengalir keluar. “Sebetulnya yang jadi pemicu itu adalah tumpukan material dan harus dibersihkan. Nanti kami kordinasikan ke pemerintah kabupaten terkait penanganan banjir ini mudah-mudahan bisa dicarikan solusi,”singkatnya.(win)

Pos terkait