Terseret Ombak Kapal Penumpang Terdampar di Perairan Mamuju Tengah

Penumpang KM Entebe sebelum dievakuasi

MATENG,KILASSULAWESI.COM– Ratusan penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Entebe Expres dengan rute Mamuju-Bontang dievakuasi tim gabungan BPBD dan Polres Mamuju Tengah (Mateng), Ahad 28 November 2021, sekitar pukul 13.00 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dilaporkan, KM Entebe berpenumpang 126 orang dengan 18 Anak Buah Kapal (ABK), nyaris digulung ombak karena cuaca buruk yang melanda perairan di wilayah Kecamatan Budong-Budong.

Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Mamuju menuju Bontang, Kalimantan Timur. Dalam perjalanan, kapal tersebut diterjang angin kencang dan gelombang tinggi yang membuat kapal tersebut karam di sekitar perairan Mamuju Tengah,”kata Capt KM Entebe, Kezia Julia, kepada sejumlah awak media.

“Dengan melihat cuaca buruk, sehingga kami berinisiatif untuk putar balik. Melihat ombak semakin besar maka memutuskan untuk menurunkan jangkar dan mematikan kapal,”timpalnya. Melihat kapal yang semakin oleng, pihaknya memutuskan untuk mengevakuasi penumpang ke daratan terdekat. “Alhamdulillah semua penumpang selamat, dan berhasil dievakuasi oleh warga setempat,”jelasnya.

Salah satu penumpang, Ruhana (59) mengatakan, dirinya ketakutan dan panik saat kapal yang ditumpanginya terombang – ambing oleh ombak besar. “Kaget sekali ka’ pak, saya teriak Allahu akbar, Allahu akbar saat kapal mulai terombang-ambing,” jelasnya. Saat kondisi itu dirinya benar-benar pasrah dan berserah diri kepada tuhan. “Saya hanya berdoa terus kepada Allah dan pasrah kepada-Nya sambil meminta pertolongan,”ungkapnya.

Penumpang lain yang juga merupakan korban, Muslimin (50) menceritakan kengerian pada detik-detik kapal terseret ombak.
“Saat itu, semua penumpang panik. Karena tiba-tiba kapal menjadi oleng” ujarnya.
Para penumpang histeris dan menjerit saat kapal mulai bergerak tidak beraturan, karena panik sebagian penumpang memaksa diri terjun bebas ke laut.(slm/B)

 

 

Pos terkait