1000 Ton Beras Premium DKI Jakarta akan Penuhi Gudang Bulog Polman

POLMAN, KILASSULAWESI,– Sebanyak 1000 ton beras Premium DKI Jakarta bakal mengisi gudang Bulog Polman, Permintaan ini dilakukan lantaran pihak Bulog mulai kekurangan stok beras yang ada di gudang,

Pimpinan cabang Bulog Polman Farid Nur mengaku mendatangkan Beras dari DKI ini lantaran pihak Bulog mulai kekurangan stok apalagi serapan beras lokal tidak ada masuk di Bulog di karenakan harga yang ditawarkan pihak Bulog tidak mampu menyesuaikan dengan harga yang ada diluar,bukan cuma itu bahkan harga beras komersil pun ditawarkan lebih tinggi namun tetap saja tidak berpengaruh.

Bacaan Lainnya

“Jadi melihat stok gudang sudah berkurang maka Provinsi dan Pusat akan mengirimkan beras di cabang-cabang yang lebih stok berasnya dan tidak khawatir Polman kekurangan stok beras ini saja kami diberikan 1000 ton beras Premium dari DKI Jakarta untuk pemenuhan stok,”jelas Farid Nur usai menyalurkan CBP di Desa Campurjo 20 September 2023

Lanjut nya,di Bulog itu ada namanya pengalihan stok jadi bila mana ada daerah lain yang masih surplus beras maka daerah itu akan mengirimkan beras bagi daerah yang kekurangan stok termasuk di Polman”, tambah Farid Nur

Kata dia,meskipun stok beras tinggal sedikit namun untuk mengcover tiga kabupaten yakni Polman, Mamasa dan Majene masih mampu di penuhi hingga bulan depan.

“Insyaallah stok yang ada saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Polman sampai 1 bulan kedepan”, ucap nya

Sementara itu Kepala Dinas ketahanan pangan Sulbar Abdul Waris Bestari mengatakan bahwa Bulog itu adalah bagian dari pemerintah dan itu harus dipahami oleh masyarakat dan tidak ada aturan yang melarang masyarakat petani menjual kepada pengusaha yang lebih tinggi harganya tapi perlu diketahui bahwa Bulog juga pemerintah dimana ketika ia melakukan pembelian itu bukan kemauan nya Dia tapi itulah standar yang diberikan oleh pemerintah,

“Perlu dipahami bersama bahwa Bulog itu kalau melakukan pembelian itu bukan maunya melainkan itulah standar ketetapan pemerintah dan Bulog juga itu kalau membeli Beras tidak juga banyak banyak amat paling sekira 5-10 persen,dan harus kita ketahui bersama Sulbar ini daerah yang rawan bencana sehingga gudang gudang kita harus tersedia stok,bayangkan saja kalau tiba-tiba ada bencana lantaran stok beras tidak ada kita mau ambil kan dimana dan ini harus di pikirkan bersama,”, terang waris

Ia pun berharap kepada stakeholder terkait seperti Perpadi para kelompok tani untuk memikirkan bersama agar bisa memenuhi harga pembelian di Bulog agar stok yang ada di Bulog bisa terisi dan stok mencukupi kebutuhan pangan kita.harapnya(*)

Pos terkait