PAREPARE, KILASSULAWESI– Sebanyak 25 Anggota DPRD Kota Parepare periode 2024-2029, resmi dilantik. Kaharuddin Kadir diumumkan sebagai ketua sementara dan wakilnya adalah Suyuti
Pelantikan anggota DPRD Kota Parepare periode 2024-2029, berlangsung di ruang sidang utama Gedung DPRD Parepare, Senin, 2 September 2024.

Ketua Pengadilan Negeri Parepare, Andi Musyafir berlaku sebagai pengambil sumpah dan jabatan bagi 25 orang anggota DPRD yang terpilih.” Itu sesuai SK Gubernur Sulsel tentang Peresmian Pengangkatan Dewan Perwakilan Rakyat Kota Parepare,”ujar Sekretaris DPRD Parepare Arifuddin Idris.
Berikut nama-nama anggota DPRD setempat, sesuai partai masing-masing :
A. PARTAI Golkar
1. Hamran Hamdani
2. Muh Ilhamsyah Taufan
3. Kadarusman Mangurusi
4. Kaharuddin Kadir
5. Hj Indriasari Husni
B. PARTAI NasDem
1. Suyuti
2. Acmad Ariady
3. Hj Asmawati
C. PARTAI Gerindra
1. Muh Yusuf Lapanna
2. Kamaluddin Kadir
3. Husain Muhammad Saud
D. PARTAI Demokrat
1. Hj Farida HS
2. Ahmad Zulfikar Zuhdi
E. PARTAI Gelora
1. Asy’ari Abdullah
2. A Parman Agoes Mante
F. PPP
1. Rudy Najamuddin
2. Namri
G. PAN
1. Musdalifah Pawe
2. Ibrahim Suanda
H. PKS
1. Sappe
2. Jusvari Genda
I. PKB
1. H Hasib Hasyim
2. Andi Muh Fudail
J. PARTAI Hanura
1. Sri Tanti Mariani
K. PDIP
1.Hj Apriyani

Dari sekian nama tersebut, Kaharuddin Kadir dari partai Golkar ditunjuk partai sebagai ketua sementara dan Suyuti dari partai NasDem ditunjuk sebagai wakilnya.
Sementara itu, 2 anggota terpilih yakni Rahmat Sjamsu Alam dan Hermanto tak dilantik setelah keduanya menyatakan mundur setelah maju sebagai Calon Wakil Wali Kota Parepare di Pilkada serentak 2024.
Dan pengunduran diri yang telah dilakukan sebagai syarat untuk mendaftar sebagai ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Keduanya digantikan istri mereka masing-masing sebagai peraih suara terbanyak kedua, yakni Hj Farida HS dari Demokrat dan Sri Tanti Mariani dari Hanura.

Kuda dan Perahu
Ada yang menarik dari prosesi menuju Kantor DPRD Kota Parepare, yang dilakukan anggota dewan terpilih dari Partai Keadilan Sejahtera. Keduanya yakni, Sappe dan Jusvari Genda. Sappe melakukan konvoi perahu di Perairan Parepare, sedangkan Jusvari menunggangi kuda ke acara pelantikan.
Sappe yang merupakan kader PKS berlayar menggunakan perahu diantar simpatisannya di Perairan Parepare. Setibanya di daratan, Sappe diantar simpatisannya dan dikawal menggunakan motor dan mobil menuju gedung DPRD Parepare.

Sappe menuturkan, dirinya sengaja konvoi dengan perahu dengan tujuan agar dia ingat latar belakangnya sebagai anak nelayan. Dia menegaskan akan mengawal dan memperjuangkan kesejahteraan para nelayan.
Sementara itu, Jusvari Genda yang juga kader PKS memilih menunggang kuda dari Kecamatan Bacukiki yang merupakan dapilnya saat pemilihan. Dia mengatakan kuda merupakan alat transportasi masyarakat Bacukiki zaman dahulu.
Motivasinya untuk menunggangi kuda, kata Jusvari, karena dirinya merupakan ketua Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi). Dia berharap dengan memakai kuda maka akan ikut mempromosikan olahraga berkuda.(*)






