PAREPARE, KILASSULAWESI–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare kembali menggelar razia dan penggeledahan pada blok kamar hunian warga binaan, Jumat malam.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Bahri, S.Sos, MH. Langkah ini merupakan bagian dari instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dalam 13 Program Akselerasi pemberantasan peredaran handphone, narkoba, dan barang terlarang lainnya di dalam Lapas.
Penggeledahan ini dimulai dengan apel dan pengarahan dari Kasie Adm Kamtib yang diikuti oleh Petugas Piket dan Regu Pengamanan. Menurut Bahri, kegiatan ini adalah upaya preventif untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, terutama dalam hal pencegahan dan pengendalian peredaran gelap narkoba.
“Kegiatan razia dan penggeledahan pada malam hari ini merupakan upaya tindakan preventif untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Terutama pencegahan dan pengendalian peredaran gelap narkoba. Kami berharap agar seluruh warga binaan tetap selalu mematuhi aturan dan tata tertib yang berlaku di dalam Lapas IIA Parepare,” tegas Bahri.
Kepala Lapas IIA Parepare, Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH, menegaskan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menciptakan lingkungan Lapas yang tertib, aman, dan kondusif, serta mencegah gangguan keamanan dan ketertiban serta peredaran gelap narkoba. Beliau juga mengapresiasi langkah strategis yang diambil oleh Kasie Adm Kamtib dan PLH Ka. KPLP beserta jajaran dalam mewujudkan Lapas IIA Parepare Zero Halinar.
“Lapas IIA Parepare terus berkomitmen untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas dan sekitarnya. Kegiatan razia dan penggeledahan pada blok kamar hunian warga binaan dan sekitarnya dilakukan secara terus menerus, dalam upaya mewujudkan kondisi lingkungan Lembaga Pemasyarakatan yang tertib, aman, dan kondusif sehingga seluruh warga binaan dapat melaksanakan program pembinaan dengan baik,” ungkap Totok Budiyanto.
Dengan adanya kegiatan rutin dan insidentil seperti ini, Lapas IIA Parepare berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik, aman, dan bebas dari barang-barang terlarang, sehingga warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih fokus dan tenang.(*)






