Abdul Kadir Emo Ditetapkan Sebagai Ketua IMI Pangkep 2025-2026

Ketua Umum IMI Sulsel Rusdi Masse menyerahkan SK kepada Abdul Kadir Emo sebagai Ketua IMI Kabupaten Pangkep

MAKASSAR– Sekretaris NasDem Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Abdul Kadir Emo secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Pangkep. Penetapan ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IMI Sulawesi Selatan yang berlangsung di Ballroom Kirana Building, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu, 22 Maret 2025.

Selain Abdul Kadir, untuk IMI Kota Parepare terpilih H Jeny Ahmad Rivai. Rakerprov IMI Sulsel menjadi momen penting untuk menetapkan 24 pengurus IMI kabupaten/kota yang sesuai dengan amanat anggaran dasar IMI.

Bacaan Lainnya

Menurut Sekretaris IMI Sulsel, Taqwa Gaffar, pembentukan pengurus IMI di tingkat kabupaten/kota menjadi mendesak karena provinsi lainnya telah melaksanakan proses tersebut sejak tahun lalu.

“Sesuai amanat anggaran dasar, kami menargetkan pembentukan pengurus di 24 kabupaten/kota tahun ini. Keputusan tersebut akan disahkan oleh IMI pusat setelah melalui hasil Rakerprov,” ungkap Taqwa.

Taqwa juga menambahkan bahwa proses pemilihan calon ketua sangat selektif, dengan mempertimbangkan komitmen mereka terhadap pengembangan otomotif.

“Mereka yang dipilih adalah orang-orang yang memiliki hobi otomotif serta dedikasi untuk memajukan sektor ini di daerah masing-masing,” imbuhnya.

Abdul Kadir Emo, Ketua IMI Pangkep, membenarkan penunjukan tersebut. Dalam surat keputusan yang diterimanya, ia terdaftar sebagai Ketua IMI Pangkep periode 2025-2026.

“Saya siap mengemban amanah ini dan akan berupaya membangun komunitas otomotif di Pangkep,” ucapnya penuh semangat.

Rangkaian Rakerprov ini juga mencakup persiapan pemilihan Ketua IMI Sulsel, yang dijadwalkan digelar pada Desember 2025. Sebanyak 68 klub motor akan turut memberikan suara, termasuk Zakir Racing  dari Kota Parepare.

Dengan terpilihnya Abdul Kadir Emo dan H Jeny Ahmad Rivai, IMI Sulsel memulai langkah besar untuk memperkuat organisasi otomotif di daerah. Semangat perubahan ini diharapkan dapat membawa kemajuan signifikan dalam dunia otomotif di Pangkep, Parepare, dan wilayah lainnya di Sulawesi Selatan.(*)

Pos terkait