MAROS – Peringatan Hari Bumi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Tappawita Arra Highland, Desa Tompobulu, Kabupaten Maros, berlangsung meriah dan penuh semangat. Acara yang bertajuk “Planet Kita, Kekuatan Kita: Sulawesi Menanam Menuju Ketahanan Pangan, Energi, Air, Ekonomi Kreatif, Ekonomi Hijau, dan Kehidupan Harmonis dengan Alam” ini menjadi momen penting bagi para pemimpin daerah dan masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, turut hadir dalam acara bergengsi tersebut bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kabiro SDM dan Organisasi Kementerian Kehutanan Dedy Asriady, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan.
Tasming Hamid pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk beraksi nyata dalam menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik. “Menanam pohon bukan sekadar simbol, tetapi langkah nyata untuk membangun ketahanan lingkungan. Komitmen ini adalah kunci bagi terciptanya ekonomi hijau dan kehidupan yang berkelanjutan,” tegas Tasming Hamid.
Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Pemerintah Kota Parepare menggelar Gerakan Menanam Serentak, yang dipusatkan di Kebun Raya Jompie. Puluhan bibit tanaman endemik telah ditanam di kawasan tersebut, dan ribuan bibit lainnya disiapkan untuk ditanam di berbagai instansi di Parepare.
Gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bumi, tetapi juga berkembang menjadi budaya masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Tasming Hamid juga menekankan pentingnya menjadikan momentum ini sebagai langkah awal dalam membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan ketahanan lingkungan yang mendukung sektor ekonomi kreatif dan hijau.
Pesan beliau mendapat sambutan hangat dari para peserta, yang merasa terinspirasi untuk ikut ambil bagian dalam menjaga keseimbangan alam. Dengan semangat yang ditunjukkan oleh seluruh peserta, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, optimistis bahwa gerakan menanam pohon ini akan menjadi katalis dalam menciptakan kehidupan yang harmonis dengan alam serta meningkatkan ketahanan pangan, energi, dan air di wilayah Sulawesi Selatan.
Peringatan Hari Bumi 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama, sekaligus langkah menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.(*)






