Pariwisata Indonesia Tunjukkan Tren Positif di Tengah Tantangan Global

JAKARTA– Di tengah tantangan ekonomi dan dinamika global, Kementerian Pariwisata mencatat sejumlah pencapaian positif yang mengindikasikan ketahanan sektor pariwisata Indonesia. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pariwisata tetap menjadi sektor strategis dalam menggerakkan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, serta mempererat kebudayaan bangsa.

Salah satu indikator keberhasilan yang disoroti adalah peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Data Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menunjukkan bahwa pada periode Januari-Februari 2025, jumlah kunjungan wisman mencapai 1,89 juta, meningkat 13 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi bukti daya tarik Indonesia di mata wisatawan internasional.

Bacaan Lainnya

“Kami optimistis target kunjungan wisatawan mancanegara dapat tercapai melalui berbagai upaya serta kolaborasi dengan sektor terkait dan pemangku kepentingan,” ujar Widiyanti.

Selain itu, momentum libur Lebaran 2025 juga menjadi barometer aktivitas wisata dalam negeri. Data Kementerian Perhubungan mencatat pergerakan masyarakat mencapai 154,62 juta, sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya. Namun, beberapa destinasi wisata unggulan justru mengalami lonjakan kunjungan.

Destinasi seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta mencatat peningkatan kunjungan hingga 46 persen dibanding tahun lalu. Candi Prambanan di Yogyakarta mengalami lonjakan pengunjung harian hingga 42 persen, sedangkan Kebun Binatang Surabaya meningkat 7 persen. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengungkapkan bahwa kenaikan kunjungan ini mencerminkan antusiasme masyarakat untuk berwisata di dalam negeri.

“Ini adalah sinyal positif bahwa strategi peningkatan layanan dan promosi wisata telah menunjukkan hasil nyata,”kata Ni Luh Puspa.

Sementara itu, kunjungan wisman selama periode Lebaran juga meningkat sebesar 3,10 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan angka sementara 260 ribu kunjungan. Meski bukan target utama, tren ini menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi pilihan wisatawan internasional.

Dengan berbagai pencapaian ini, sektor pariwisata Indonesia terus membuktikan ketahanannya, sekaligus memperkuat langkah menuju pengembangan yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Pemerintah optimistis bahwa dengan sinergi berbagai pihak, industri pariwisata akan semakin maju dan memberikan manfaat luas bagi ekonomi nasional.(*)

Pos terkait